Warga Parak Buruk Tenang, Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Oprit dan Beronjong

Penulis -

Sabtu, 27 September 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau pengerjaan oprit jembatan dan pembangunan batu beronjong di kawasan Parak Buruak, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (27/9/2025). (Foto: FB Diskominfo Padang)

Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau pengerjaan oprit jembatan dan pembangunan batu beronjong di kawasan Parak Buruak, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (27/9/2025). (Foto: FB Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Warga Parak Buruk, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, kerap merasa was-was setiap hujan deras datang karena khawatir banjir dan erosi di bantaran sungai.

“Tiap hujan kami di sini pasti resah,” ungkap Joni, seorang warga setempat, Sabtu (27/9/2025).

Kekhawatiran warga yang tinggal di dekat sungai semakin besar karena sering melihat arus air yang menggerus tebing sungai. “Kalau hujan deras, kami khawatir arus sungai makin menggerus tebing,” tambah Yurnalis, warga lain.

Keresahan warga mulai terobati saat Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung pembangunan oprit jembatan dan pemasangan batu beronjong di kawasan tersebut. “Adanya beronjong dan oprit ini membuat kami lebih tenang,” kata Yurnalis.

Pembangunan oprit sepanjang 100 meter dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang, sementara pemasangan batu beronjong sepanjang 150 meter dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V.

Wali Kota Fadly Amran menegaskan, proyek ini merupakan langkah cepat pemerintah menanggapi keluhan warga.

“Alhamdulillah pengerjaan berjalan dengan baik. Ini respon atas keluhan warga agar mereka merasa lebih aman dan nyaman. Kami ingin hasil pembangunan tidak hanya memperkuat jembatan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Anggaran dan Tahapan Pengerjaan

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto  menyampaikan pembangunan oprit di Batipuh Panjang termasuk paket pembangunan jembatan tahap I, yang juga dilaksanakan di dua titik lain di Bungus Timur.

“Tahun ini, total anggaran yang disiapkan melalui APBD Kota Padang sebesar Rp1,53 miliar. Proyek di Parak Buruk dikerjakan oleh CV Arsa Nusantara Persada sejak 22 Juli hingga 15 Desember 2025,” jelasnya.

Sementara itu, PPKOP BWS Sumatera V Padang, Satriawan, menekankan pentingnya pembangunan batu beronjong untuk menjaga stabilitas sungai.

Baca Juga :  Klinik Pratama Buah Hati Masuk 5 Besar Nasional, Lahirkan Beragam Inovasi Pelayanan KB

“Selain melindungi infrastruktur jembatan, beronjong ini juga melindungi pemukiman warga di bantaran sungai dari ancaman erosi,” ujarnya.

Hadir dalam peninjauan Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, Lurah Batipuh Panjang, Saputra Herianto. Serta elemen masyarakat setempat yang menyambut hangat langkah cepat Pemko Padang. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru