Jakarta, Javanusa—Antusiasme warga untuk mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan terlihat sejak perebutan undangan secara daring.
Sejumlah warga bahkan harus mencoba selama beberapa hari sebelum berhasil memperoleh kesempatan hadir langsung di Istana.
Bagi sejumlah warga, menghadiri upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar datang ke Istana. Perjuangan mereka dimulai sejak proses perebutan undangan secara daring.
Suasana tersebut terlihat di Gedung Krida Bhakti, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Warga datang untuk mengambil undangan yang sebelumnya mereka peroleh secara daring.
Alin, model asal Serang, Banten, menjadi salah satu warga yang berhasil mendapatkan undangan. Ia mengaku baru memperoleh kuota pada hari kedua setelah ikut “war”.
“Jujur susah banget. Ini benar-benar perjuangan banget. Aku tuh sebenernya udah nge-alarm ya, cuma ketiduran, dan pas hari kedua begitu aku bangun, aku langsung nge-war dan ternyata dapat,” ujar Alin.
Setelah mendapatkan undangan, Alin langsung mempersiapkan pakaian untuk menghadiri upacara. Ia juga tidak menyembunyikan rasa antusias karena Presiden Prabowo Subianto akan memimpin upacara.
Kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo menjadi salah satu alasan Alin semakin bersemangat. Ia bahkan berharap bisa mengabadikan momen tersebut.
“Pastinya kagum banget ya dan pasti kayak aku udah ngefans banget, pengen banget foto sebenernya ya, dan aku bakal ngerasa… wow, excited. Iya, excited banget. Dan bangga banget sih ya sama Pak Prabowo,” ungkapnya.
Lima Hari Mencoba, Baru Dapat Undangan
Cerita berbeda datang dari Ilham, pengemudi ojek daring asal Lampung yang kini tinggal di Cipondoh, Tangerang. Ia mengaku sudah mencoba mendapatkan undangan selama lima hari pertama.
Namun, berbagai percobaan tersebut belum membuahkan hasil. Kesempatan baru muncul setelah Ilham mendapat informasi tentang penambahan kuota.
“Pas ada info dari Menteri Sekretaris Negara katanya ada tambahan, jadi stay lagi tuh di hari Selasa, tanggal 11. Akhirnya alhamdulillah dapat,” katanya.
Setelah memastikan kehadirannya, Ilham sudah memiliki satu agenda yang paling ingin ia saksikan. Ia menantikan atraksi pesawat dalam rangkaian peringatan kemerdekaan.
Menurut Ilham, menyaksikan atraksi secara langsung tentu berbeda dengan melihatnya melalui layar televisi.
“Lebih ke atraksi pesawat segala macam karena kan kita biasa lihat di TV ya. Sekarang ngelihat langsung lebih senang aja gitu. Di atas kepala sendiri tinggal nengok,” tuturnya.
Ingin Merasakan Momen Mengheningkan Cipta
Antusiasme serupa muncul dari Nurul, warga Jakarta Pusat, dan Aulia, warga Bekasi. Keduanya juga melewati proses “war” sebelum mendapatkan undangan.
Nurul memiliki momen khusus yang ingin ia rasakan selama mengikuti upacara. Ia ingin mendengarkan lagu “Mengheningkan Cipta” secara langsung di lokasi.
“Kalau aku jujur pengin dengerin lagu Mengheningkan Cipta secara langsung, kayaknya bikin merinding ya,” ujarnya.
Bagi Nurul, pengalaman tersebut tentu berbeda ketika hanya menyaksikannya melalui televisi. Kehadiran langsung di lokasi membuat setiap rangkaian upacara terasa lebih dekat.
Bagas Justru Beruntung Sekali Coba
Sementara itu, pengalaman Bagas Prasetyo justru berbeda dari warga lainnya. Karyawan swasta asal Sukabumi tersebut mengaku tidak membutuhkan banyak percobaan untuk memperoleh undangan.
Bagas baru bersiap sekitar lima menit sebelum proses perebutan undangan dimulai. Ia kemudian masuk ke sistem, mengisi data, dan langsung mendapatkan undangan.
“Dibilangin kok saya emang hoki, karena saya lima menit mau mulainya baru siap-siap. Langsung dapet. Orang kan berkali-kali refresh tuh nggak dapat-dapat, aku sekali masuk langsung isi data, beres semua langsung ke-kirim, langsung dapet,” kata Bagas.
Pengalaman Bagas tidak berhenti pada keberuntungan saat memperoleh undangan. Ia juga menilai proses pengambilan undangan di Gedung Krida Bhakti berlangsung cukup lancar.
Sebelumnya, ia sempat mendengar kabar mengenai antrean panjang. Namun, kondisi yang ia temui di lokasi ternyata berbeda.
“Bisa dibilang lumayan cukup mudah lah. Dan waktunya juga lumayan cepat. Kan banyak berita kan orang ngantrinya lama segala macam, ternyata tidak kok,” tuturnya.
Antusiasme Warga Menyambut HUT ke-81 RI
Beragam pengalaman tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Perjuangan untuk hadir di Istana bahkan dimulai sebelum hari pelaksanaan upacara.
Sebagian warga harus mencoba berkali-kali untuk mendapatkan undangan. Ada pula yang menunggu tambahan kuota hingga akhirnya memperoleh kesempatan tersebut.
Di sisi lain, beberapa warga mendapat undangan dalam sekali percobaan. Perbedaan pengalaman itu tidak mengurangi kegembiraan mereka untuk menghadiri upacara secara langsung.
Bagi mereka, hadir di Istana memberikan kesempatan merasakan suasana peringatan kemerdekaan dari dekat. Momen seperti atraksi pesawat dan rangkaian upacara menjadi pengalaman yang selama ini lebih sering mereka saksikan melalui televisi. (*/BPMI Setpres)






