Padang, Javanusa—Ratusan rumah warga di Kota Padang mengalami kerusakan berat akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.
Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal sehingga harus mengungsi sementara di beberapa titik penampungan.
Untuk memastikan warga mendapatkan hunian yang lebih layak, Pemerintah Kota Padang mulai memindahkan warga terdampak ke hunian sementara (Huntara) yang berlokasi di Rusunawa Padang Sarai, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan pemindahan ini merupakan langkah prioritas pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Ini bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan warga dapat pulih lebih cepat dari trauma bencana,” ujarnya saat meninjau lokasi, Rabu (12/12/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan Huntara telah disiapkan dengan berbagai fasilitas dasar, seperti tempat tidur, dapur umum, serta akses sanitasi. BPBD juga melakukan koordinasi lintas instansi untuk meminimalkan potensi risiko kesehatan selama proses relokasi.
“Kita fasilitasi warga sebaik mungkin agar mereka nyaman tinggal di sini,” katanya.
Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, mengapresiasi langkah cepat pemerintah. Ia menilai keberadaan Huntara membantu warga fokus pada proses pemulihan, sekaligus mempercepat rehabilitasi rumah yang rusak. (*/red)






