Warna Lidah Normal dan Perubahannya, Kenali Tanda yang Perlu Diwaspadai

Penulis -

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemeriksaan lidah. (Foto: Pexels)

Ilustrasi pemeriksaan lidah. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Warna lidah dapat memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan tubuh. Kenali warna lidah normal dan perubahan warna yang bisa berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu.

Lidah bukan hanya berperan sebagai indra pengecap. Organ ini juga membantu proses mengunyah, menelan, berbicara, serta dapat menunjukkan perubahan kondisi kesehatan.

Seperti Apa Warna Lidah yang Normal?

Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda atau pink. Permukaannya dapat memiliki lapisan putih tipis yang masih tergolong normal.

Pada lidah sehat, terdapat bintik-bintik kecil yang disebut papila. Struktur tersebut membuat permukaan lidah terasa sedikit kasar.

Selain warna, kondisi permukaan lidah juga perlu diperhatikan. Lidah sehat umumnya tidak menunjukkan luka, bercak yang menetap, atau rasa sakit saat digunakan.

Menjaga kebersihan mulut menjadi salah satu cara mempertahankan kesehatan lidah. Selain menyikat gigi secara rutin, Anda dapat membersihkan permukaan lidah menggunakan tongue scraper.

Hindari pula kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol karena keduanya dapat memengaruhi kesehatan rongga mulut.

Perubahan Warna Lidah yang Perlu Diperhatikan

Warna lidah dapat berubah karena berbagai faktor. Penyebabnya bisa berkaitan dengan kebersihan mulut, dehidrasi, obat tertentu, hingga penyakit.

Mengutip laman Hellosehat, berikut beberapa perubahan warna lidah yang perlu Anda kenali.

1. Lidah Berwarna Hitam

Lidah hitam dapat berkaitan dengan kondisi black hairy tongue atau lingua villosa. Kondisi tersebut muncul ketika protein keratin menumpuk pada permukaan lidah.

Penumpukan keratin membuat papila tampak memanjang. Akibatnya, permukaan lidah terlihat seperti memiliki rambut berwarna gelap.

Beberapa faktor dapat meningkatkan risikonya, antara lain:

    • Kebersihan gigi dan mulut yang kurang terjaga.
    • Kebiasaan merokok.
    • Penggunaan obat tertentu, termasuk antibiotik.
    • Riwayat terapi radiasi.
2. Lidah Berwarna Putih

Lapisan putih tipis masih dapat ditemukan pada lidah yang sehat. Namun, warna putih yang semakin dominan dapat berkaitan dengan kondisi tertentu.

Baca Juga :  7 Jus Buah Penambah Darah yang Kaya Vitamin C dan Folat

Dehidrasi, flu, dan infeksi jamur seperti kandidiasis mulut dapat menyebabkan perubahan tersebut.

Penyebab lain meliputi kebersihan mulut yang buruk, mulut kering atau xerostomia, leukoplakia, demam, oral lichen planus, dan lidah geografis.

Dalam beberapa kasus, perubahan warna putih juga dapat berkaitan dengan kanker lidah atau mulut serta sifilis. Karena itu, perubahan yang menetap sebaiknya mendapat pemeriksaan medis.

3. Lidah Berwarna Ungu

Lidah ungu dapat berkaitan dengan gangguan sirkulasi darah. Pada kondisi tertentu, perubahan tersebut juga dapat muncul sebagai bagian dari komplikasi penyakit jantung.

Masalah pada paru-paru juga dapat memengaruhi warna lidah. Ketika jaringan tubuh tidak memperoleh pasokan darah kaya oksigen yang memadai, lidah dapat tampak ungu kebiruan.

4. Lidah Berwarna Merah

Lidah merah dapat menunjukkan proses peradangan. Salah satu penyebabnya adalah glositis, yaitu peradangan pada jaringan lidah.

Glositis dapat meningkatkan aliran darah menuju lidah. Kondisi tersebut kemudian membuat permukaan lidah terlihat lebih kemerahan.

Jika warnanya tampak merah terang, kondisi tersebut dapat menyerupai strawberry tongue atau lidah stroberi. Perubahan ini dapat berkaitan dengan beberapa kondisi, seperti:

    • Penyakit Kawasaki.
    • Kekurangan vitamin B12.
    • Demam scarlet.
    • Toxic shock syndrome.
    • Radang tenggorokan.
5. Lidah Berwarna Abu-abu

Warna lidah abu-abu dapat muncul pada beberapa gangguan kesehatan. Kondisi tersebut pernah dikaitkan dengan masalah pencernaan yang berlangsung lama.

Gangguan pada hati dan usus juga dapat menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan perubahan warna tersebut.

Sebuah studi dalam jurnal Technology and Health Care pada 2017 menemukan hubungan perubahan warna lidah dengan eksim. Dari 200 orang dengan eksim, sebanyak 43,5 persen mengalami perubahan warna lidah menjadi abu-abu atau pucat.

6. Lidah Berwarna Kuning

Lidah kuning sering berkaitan dengan peningkatan jumlah bakteri pada permukaan lidah. Kondisi tersebut dapat muncul akibat mulut kering atau kebersihan rongga mulut yang kurang baik.

Baca Juga :  5 Manfaat Yoghurt untuk Diet, Bantu Turunkan Lemak Tubuh Secara Alami

Pada sebagian kasus, warna kuning menjadi tahap awal sebelum berkembang menjadi black hairy tongue.

Perubahan warna tersebut juga dapat berkaitan dengan diabetes atau penyakit kuning. Namun, warna lidah saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis suatu penyakit.

7. Lidah Berwarna Biru

Lidah biru dapat menunjukkan rendahnya kadar oksigen dalam darah. Kondisi ini membutuhkan perhatian karena dapat berkaitan dengan gangguan pada organ atau sistem tubuh tertentu.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan perubahan tersebut meliputi:

    • Kekurangan oksigen akibat gangguan paru-paru.
    • Kelainan darah.
    • Gangguan pembuluh darah.
    • Penyakit ginjal.

Kadar oksigen yang rendah dapat berkembang menjadi kondisi serius. Jika lidah berubah biru, terutama bila disertai sesak napas atau gejala lain, segera cari pertolongan medis.

Kapan Perlu Memeriksakan Diri?

Perubahan warna lidah tidak selalu menunjukkan penyakit tertentu. Makanan, minuman, kebiasaan merokok, obat-obatan, serta kebersihan mulut juga dapat memengaruhi warna permukaan lidah.

Namun, perubahan yang menetap, muncul tanpa penyebab jelas, atau disertai nyeri dan keluhan lain perlu mendapat evaluasi dokter atau dokter gigi.

Dengan mengenali warna lidah normal dan berbagai perubahan yang mungkin terjadi, Anda dapat lebih cepat menyadari adanya masalah kesehatan. Pemeriksaan profesional tetap diperlukan untuk mengetahui penyebabnya secara tepat. (*)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB