Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengajak perantau Bungus yang tergabung dalam Perkumpulan Keluarga Perantau Bungus di Kota Bogor untuk memperkuat sinergi dalam membangun kampung halaman.
Ajakan ini ia sampaikan saat menghadiri Silaturahmi Akbar Perkumpulan Keluarga Perantau Bungus, yang digelar di Kota Bogor, Selasa (1/7/2025).
Pada kesempatan itu, Maigus menekankan pentingnya menjaga semangat kolektif dan ikatan emosional antara ranah dan rantau.
Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana karena telah menciptakan momentum yang tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas wilayah.
“Silaturahmi seperti ini bukan sekadar temu kangen, tetapi jembatan strategis untuk membangun Kota Padang secara bersama,” ujar Maigus Nasir.
Visi Bersama: Padang Cerdas, Sehat, dan Berbudaya
Maigus juga menyampaikan salam hangat dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, kepada seluruh peserta silaturahmi. Ia menjelaskan pembangunan Kota Padang sebagai kota cerdas, sehat, religius, dan berbudaya membutuhkan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk para perantau.
“Potensi besar Kota Padang akan bergerak maksimal jika kolaborasi antara ranah dan rantau terus dipererat. Visi kota maju dan sejahtera ini merupakan tanggung jawab bersama,” ucapnya.
Maigus menegaskan keberadaan perantau Minang, khususnya warga Bungus di Bogor, memiliki posisi strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi Kota Padang.
Ia berharap, kontribusi dan dukungan dari rantau bisa menjadi energi positif dalam percepatan pembangunan daerah.
“Semangat membangun tak boleh berhenti di Ranah Minang saja. Tetapi juga harus melibatkan perantau yang peduli dan ingin kembali memberi manfaat bagi kampung halamannya,” tegasnya.
Kegiatan silaturahmi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang temu kangen, acara ini juga diisi dengan tausiyah, penampilan seni budaya, serta ramah-tamah.
Para perantau memanfaatkan momen tersebut untuk berbagi cerita, menyampaikan aspirasi, dan mengungkapkan harapan untuk masa depan Bungus dan Kota Padang secara umum. (*/red)






