Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir memaparkan delapan misi strategis pembangunan Kota Padang dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Padang Tahun 2027 di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balaikota Padang, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Pondasi Transformasi Ekonomi dan Sumber Daya Manusia yang Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan” dan dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Bank Indonesia Sumbar, Forkopimda, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat.
Dalam pemaparannya, Maigus Nasir menjelaskan delapan misi pembangunan yang menjadi fokus Pemerintah Kota Padang pada 2027.
Misi pertama menitikberatkan pada tata kelola pemerintahan yang berintegritas, responsif, inovatif, dan partisipatif. Tujuannya adalah mewujudkan birokrasi profesional, kolaboratif, dan transparan dalam pelayanan publik.
Misi kedua berfokus pada penguatan indikator Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat, dengan tujuan mengintegrasikan teknologi serta standar kesehatan dalam layanan publik.
Misi ketiga mengarah pada penguatan masyarakat beragama dan berbudaya melalui pendidikan karakter dan pemberdayaan. Targetnya meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan stabilitas sosial politik.
Misi keempat menekankan kemudahan investasi guna membuka lapangan kerja, dengan tujuan mendorong perekonomian masyarakat yang adaptif terhadap perubahan.
Misi kelima berkaitan dengan pembangunan dan revitalisasi sarana serta prasarana umum yang hijau dan berkualitas untuk mendukung terwujudnya kota layak huni.
Misi keenam adalah penguatan jaringan ketahanan bencana untuk meningkatkan ketangguhan kota terhadap bencana alam dan dampak perubahan iklim.
Misi ketujuh berfokus pada pengembangan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor perdagangan dan jasa guna menciptakan ekosistem ekonomi yang adaptif.
Misi kedelapan mendorong pengembangan industri kreatif dan pariwisata berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan perekonomian daerah.
Dalam forum tersebut, Maigus Nasir juga menjelaskan bahwa delapan misi pembangunan tersebut akan diimplementasikan melalui sembilan program unggulan (Progul) yang disesuaikan dengan masing-masing misi.
“Setiap misi diampu oleh program unggulan yang relevan, seperti misi pertama melalui Progul Padang Amanah dan Padang Melayani,” ujar Maigus.
Ia berharap, kehadiran narasumber dari berbagai instansi dalam Musrenbang tersebut dapat memberikan masukan terhadap misi pembangunan yang telah disusun. (*/red)






