Wawako Padang Tinjau Aliran Sungai Batang Maransi, Fokus Tangani Banjir dalam Program 100 Hari Kerja

Penulis -

Minggu, 23 Februari 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawako Padang, Maigus Nasir meninjau langsung kondisi aliran Sungai Batang Maransi, Minggu (23/2/2025). (Foto: Prokopim Padang)

Wawako Padang, Maigus Nasir meninjau langsung kondisi aliran Sungai Batang Maransi, Minggu (23/2/2025). (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir meninjau langsung kondisi aliran Sungai Batang Maransi, Minggu (23/2/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmennya menangani persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Kelurahan Air Pacah hingga Dadok Tunggul Hitam saat curah hujan tinggi.

Maigus Nasir, yang baru tiga hari menjalankan tugas sebagai Wawako, menyatakan penanganan banjir menjadi salah satu prioritas dalam program 100 hari kerjanya.

Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang menekankan pentingnya menyelesaikan persoalan fundamental di kota tersebut.

“Kemarin kami sudah berkoordinasi melalui video call dengan Pak Wali Kota. Sesuai arahan beliau, pengendalian banjir adalah prioritas utama dalam program 100 hari kerja ini. Kami bertekad untuk menuntaskan persoalan ini secepat mungkin,” ujar Maigus saat di lokasi.

Menurut Maigus, banjir di Kota Padang disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain pendangkalan sungai, kurangnya daerah resapan, perilaku masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai, serta perubahan tata guna lahan. Ia menegaskan, penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu dan menyeluruh.

“Banjir di Kota Padang masih dipengaruhi oleh belum optimalnya aliran dari lima sungai besar yang ada. Melalui dukungan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang dan Dinas PSDA Sumbar, kami berharap dapat melakukan optimalisasi normalisasi aliran sungai secara bertahap,” jelas Maigus didampingi Kepala Dinas PUPR, Try Hadianto.

Maigus menambahkan, Sungai Batang Maransi menjadi fokus utama karena sering meluap dan menyebabkan banjir di kawasan Air Pacah dan Dadok Tunggul Hitam.

“Kita perlu melakukan pengerukan dan pelebaran sungai. Jika ini bisa kita lakukan, insya Allah dalam tiga hingga empat tahun ke depan, kawasan tersebut bisa bebas dari banjir,” ujarnya optimistis.

Baca Juga :  Dishub Padang Derek Mobil Pengendara Nakal

Peninjauan ini turut dihadiri oleh Kepala PSDA Sumbar, Rifda Suriani, Tim Satker BWS Sumatera V Padang, Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan.

Serta Lurah Air Pacah dan Dadok Tunggul Hitam. Kehadiran para pejabat terkait menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan banjir yang telah lama menjadi momok bagi warga setempat.

Dengan langkah konkret ini, masyarakat berharap program 100 hari kerja Wawako Maigus Nasir dapat membawa perubahan signifikan, khususnya dalam mengatasi banjir yang kerap mengganggu aktivitas warga. (*/jn01)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru