Padang, Javanusa— Work From Anywhere (WFA) di mal mulai disiapkan sebagai alternatif pola kerja fleksibel di kawasan perkotaan.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau kesiapan penerapan skema tersebut di Pondok Indah Mall, Jakarta, Jumat (26/12).
Peninjauan ini menandai langkah pemerintah dalam mengintegrasikan pusat perbelanjaan dengan aktivitas ekonomi produktif. Pemerintah ingin memastikan kebijakan WFA berjalan aman, nyaman, dan berdampak positif bagi sektor usaha.
Mal Tak Sekadar Tempat Belanja
Menko Airlangga menegaskan pusat perbelanjaan kini memiliki fungsi lebih luas. Mal dapat menjadi ruang kerja alternatif yang mendukung produktivitas sekaligus mendorong perputaran ekonomi.
“Mal bukan hanya tempat berbelanja, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi dan bekerja,” ujar Airlangga di sela kunjungan.
Menurutnya, konsep ini sejalan dengan perubahan pola kerja pascapandemi dan kebutuhan fleksibilitas tenaga kerja perkotaan.
Kesiapan Teknis Jadi Fokus Pemerintah
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, tinjauan lapangan ini untuk memastikan aspek teknis berjalan optimal. Pemerintah menyoroti pengelolaan arus pengunjung, parkir, serta standar keamanan dan kebersihan.
“Kami memastikan manajemen kepadatan, keselamatan pengunjung, dan mitigasi risiko berjalan baik agar WFA di mal tidak menimbulkan masalah baru,” kata Budi.
Ia menambahkan, kesiapan ini penting agar WFA di mal benar-benar memberi kenyamanan bagi pekerja dan pengunjung.
Update Perjanjian Dagang 2025
Dalam kesempatan yang sama, Budi Santoso juga memaparkan perkembangan perjanjian dagang Indonesia.
Sejumlah kerja sama perdagangan telah rampung sepanjang 2025, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap negosiasi.
Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga momentum ekspor nasional di tengah dinamika ekonomi global.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Hadir pula Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Johni Martha serta sejumlah pejabat Kementerian Perdagangan.
Dari kalangan pelaku usaha, Ketua Umum Hippindo Budiharjo Iduansjah ikut mendampingi peninjauan. Kehadiran lintas sektor ini memperkuat dukungan terhadap implementasi WFA di mal sebagai ekosistem kerja baru. (*/red)






