Javanusa.com—Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier menghadirkan kolaborasi musik lintas karakter lewat single terbaru berjudul AURA.
Lagu bernuansa funk-dance ini menawarkan energi positif sekaligus mengajak pendengar percaya diri dengan keunikan masing-masing.
AURA mempertemukan tiga musisi dengan karakter berbeda. Winky Wiryawan mengisi gitar, Maxime Bouttier memainkan bagian drum, sedangkan Afgan menyumbangkan vokal sekaligus menulis lirik lagu.
Winky Wiryawan dan Kamga bertindak sebagai produser. Perpaduan funk dengan warna vokal R&B khas Afgan membuat AURA memiliki karakter yang ringan, enerjik, dan mengundang pendengar untuk ikut bergerak.
Lirik AURA mengangkat sosok yang memiliki pancaran aura kuat. Kehadiran mereka mampu menciptakan suasana positif sehingga orang-orang di sekitarnya ikut merasakan kebahagiaan.
Berawal dari Pertemuan di Backstage Konser Afgan
Kolaborasi tersebut bermula dari pertemuan spontan Winky dan Maxime dengan Afgan di belakang panggung Konser Retrospektif Afgan pada Juli 2026.
Ketiganya kemudian berbincang dan mencetuskan gagasan untuk membuat karya musik bersama. Dari obrolan singkat itu, muncul peluang untuk menyatukan karakter musik masing-masing.
“Awalnya dari iseng-iseng ngobrol spontan di backstage, untuk bikin sesuatu bareng. Aku dan Maxime sebenarnya punya irisan musik yang mirip di skena musik keras. Kami berdua sama-sama suka musik heavy rock, sementara kalau aku dengan Afgan, tentunya aku juga menyukai funk dan RnB,” ujar Winky Wiryawan.
Setelah pertemuan tersebut, Winky dan Maxime mengirim sejumlah demo aransemen kepada Afgan. Namun, beberapa materi yang mereka kirim belum menemukan titik temu yang membuat ketiganya sepakat.
Lahir dari Jamming Session
Alih-alih terus memilih dari demo yang tersedia, ketiganya akhirnya memutuskan melakukan jamming session bersama. Dari proses spontan tersebut, mereka menemukan formula musik yang kemudian berkembang menjadi AURA.
Single ini sekaligus membawa pesan agar pendengar berani menunjukkan karakter dan keunikan dirinya. AURA ingin menjadi pemantik energi positif di tengah kehidupan yang penuh tekanan.
Konsep tersebut juga tercermin dari karakter ketiga pengisi lagu. Masing-masing membawa identitas dan daya tarik berbeda ketika tampil dalam satu karya.
Winky menggambarkan karakternya sebagai energetic eclectic. Afgan hadir dengan aura elegance perfection, sedangkan Maxime membawa easy going charisma.
Ketiga karakter tersebut kemudian bertemu dalam AURA dan menghasilkan perpaduan musik yang berbeda dari karya solo masing-masing.
Kehadiran funk, R&B, gitar, serta permainan drum menjadi elemen utama yang membentuk warna single tersebut. (*)
Sumber: IG Podcast Some Story/Poplicist






