Yordania Tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026, Tetap Bangga Selalu Cetak Gol di Fase Grup

Penulis -

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelandang Yordania, Noor Al Rawab saat berduel dengan pemain Argentina di fase grup Piala Dunia FIFA 2026. (Foto: FIFA.com)

Gelandang Yordania, Noor Al Rawab saat berduel dengan pemain Argentina di fase grup Piala Dunia FIFA 2026. (Foto: FIFA.com)

Javanusa.com—Perjalanan Yordania di Piala Dunia FIFA 2026 resmi berakhir setelah takluk 1-3 dari Argentina pada laga terakhir Grup J.

Meski menelan tiga kekalahan, tim debutan tersebut tetap mencatatkan pencapaian membanggakan dengan selalu mencetak gol di setiap pertandingan sepanjang fase grup.

Kekalahan dari Argentina memastikan langkah Yordania terhenti di fase grup Piala Dunia FIFA 2026. Namun, skuad berjuluk The Chivalrous itu meninggalkan kesan positif berkat konsistensinya membobol gawang lawan dalam tiga laga yang dijalani.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian yang cukup langka bagi negara yang baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia. Gol ke gawang Argentina pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pemain.

Gelandang Yordania, Noor Al Rawabdeh, mengatakan timnya telah mengerahkan seluruh kemampuan untuk mencetak gol ke gawang sang juara dunia.

“Kami telah mengerahkan segalanya demi mencetak gol ke gawang Argentina. Sudah sekian banyak pertandingan berlalu tanpa ada satu pun tim yang mampu menjebol gawang mereka. Bagi kami, keberhasilan ini harus dilihat sebagai sebuah hal positif dan modal untuk terus berkembang,” ujarnya kepada FIFA.

Pengalaman Berharga Menghadapi Juara Dunia

Meski gagal melangkah lebih jauh, Al Rawabdeh menilai timnya layak bangga atas perjuangan selama turnamen. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Yordania yang terus memberikan dukungan.

“Kami harus bangga dengan diri kami sendiri. Bagaimanapun, mereka adalah juara dunia. Kami sudah melakukan semua yang kami bisa. Ini adalah pertandingan besar dan turnamen yang luar biasa bagi kami. Kami memetik pelajaran dari pengalaman ini, sekaligus ingin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat kami. Kami telah memberikan segalanya, dan ‘Inshallah’, berikutnya akan lebih baik lagi,” tambahnya.

Baca Juga :  Amerika Serikat vs Belgia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ulangan Duel Panas 2014, Siapa Melaju ke Perempat Final?

Menurutnya, duel melawan Argentina menjadi pelajaran penting mengenai standar permainan tim elite dunia. Pengalaman tersebut diyakini akan menjadi bekal berharga bagi Yordania untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia edisi 2030.

Evaluasi untuk Menatap Piala Dunia 2030

Al Rawabdeh mengungkapkan bahwa perbedaan terbesar yang dirasakan timnya terletak pada intensitas permainan dan kemampuan menjaga detail selama pertandingan.

“Dari segi fisik, kami belajar bahwa mereka bermain dengan ritme yang sangat tinggi dan cepat,” pungkasnya.

Ia menambahkan kesalahan-kesalahan kecil memberikan dampak besar saat menghadapi lawan sekelas Argentina.

“Selain itu, detail-detail kecil memberikan dampak yang besar dalam pertandingan seperti ini. Kami melakukan banyak kesalahan kecil, seperti terlalu sering memberikan tendangan bebas kepada lawan, dan kami harus membenahi hal itu. Namun, secara keseluruhan, saya rasa kami puas. Masyarakat kami juga turut berbahagia atas debut kami di Piala Dunia ini, dan menurut saya, kami telah mengerahkan seluruh kemampuan kami.”

Bagi Yordania, debut di Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar soal hasil akhir. Turnamen ini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus membangun kepercayaan diri menghadapi kompetisi internasional pada masa mendatang. (*/red)

Berita Terkait

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang
Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United
Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya
Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8
Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3
Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal
Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup
Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB