Padang, Javanusa—Dua pelajar SMP di Kota Padang berhasil meraih predikat bergengsi dalam ajang Pemilihan Rang Mudo dan Puti Bungsu Pelajar Kota Padang Tahun 2025.
Zafran Abbas (13) dari SMPN 9 Padang dinobatkan sebagai Rang Mudo, sementara Khesy Jenetha Andres (13) dari SMPN 1 Padang terpilih sebagai Puti Bungsu Pelajar Kota Padang.
Ajang tahunan yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Muatan Lokal (Mulok) SMP Kota Padang ini berlangsung di Gedung Juang 45 BPPI, Selasa (28/10/2025). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Minangkabau sejak dini.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan visi kejayaan Kota Padang, yakni menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Pintar (Smart City) dan Sehat, berlandaskan agama dan budaya menuju Kota Padang yang Madani dan Sejahtera.
“Di awal kepemimpinan Bapak Wali Kota Padang Fadly Amran, Pemerintah Kota Padang kembali menghidupkan kegiatan Medan Nan Bapaneh di depan Masjid Al Hakim Pantai Padang. Setiap malam Minggu, anak-anak tampil membawakan kesenian dan budaya Minangkabau. Tujuan agar melestarikan adat dan budaya yang kita miliki,” ujar Buya Maigus.
Maigus Nasir meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang untuk menjadikan peserta yang mengikuti pemilihan Rang Mudo dan Puti Bungsu Pelajar Kota Padang dijadikan sebagai duta budaya di sekolah masing-masing.
“Kita menginginkan mereka bisa menampilkan kekhasan Minangkabau, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga di setiap sekolah nantinya akan ada Rang Mudo dan Puti Bungsu yang menjadi teladan karakter Minangkabau sejati. Itulah karakter yang kita harapkan tumbuh ke depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua MGMP Mulok Keminangkabauan Kota Padang Evindo Marsiano menyampaikan kegiatan ini digelar untuk mengedukasi pelajar agar tetap mempertahankan budaya Minangkabau di tengah era digital yang mulai mengikis nilai-nilai budaya lokal.
“Kegiatan ini merupakan yang perdana kami adakan. Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat tinggi, dengan 64 orang peserta dari 32 SMP se-Kota Padang, masing-masing mengirimkan dua orang utusan. Para pemenang kami berikan plakat, uang tunai, sertifikat penghargaan, dan bingkisan,” ujar Evindo Marsiano. (*/red)






