10 Tanda Selingkuh Hati yang Sering Tak Disadari, Kenali Cirinya Sejak Dini

Penulis -

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pertengkaran antara pasangan. (Foto: Pexels)

Ilustrasi pertengkaran antara pasangan. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Perselingkuhan tidak selalu ditandai dengan hubungan fisik. Dalam banyak kasus, keretakan hubungan justru diawali dari keterikatan emosional dengan orang lain yang dikenal sebagai selingkuh hati atau perselingkuhan emosional.

Kondisi ini terjadi ketika seseorang menjalin kedekatan emosional yang intens dengan orang lain di luar hubungan resminya. Meski tidak melibatkan kontak fisik seperti berpelukan, berciuman, atau hubungan seksual, selingkuh hati tetap dapat mengancam kepercayaan dan keharmonisan hubungan.

Apa Itu Selingkuh Hati?

Dikutip dari laman Alodokter, selingkuh hati merupakan bentuk hubungan emosional yang melampaui batas pertemanan biasa. Kedekatan tersebut membuat seseorang lebih nyaman berbagi perasaan, rahasia, hingga persoalan pribadi kepada orang lain dibandingkan kepada pasangan.

Perselingkuhan emosional sering kali berawal dari hubungan pertemanan yang tampak biasa. Namun, ketika perhatian, waktu, dan keterikatan emosional semakin besar kepada orang lain, hubungan tersebut dapat berkembang menjadi ancaman bagi hubungan yang sedang dijalani.

Tanda-Tanda Selingkuh Hati

Ada beberapa indikator yang dapat menjadi tanda seseorang mulai terlibat dalam perselingkuhan emosional, di antaranya:

    • Lebih memperhatikan penampilan untuk mendapatkan perhatian dari orang tertentu.
    • Sering berbagi cerita atau rahasia pribadi kepada orang lain dibandingkan pasangan.
    • Menyembunyikan kedekatan atau komunikasi dengan seseorang dari pasangan.
    • Mulai menjaga jarak secara emosional dengan pasangan.
    • Lebih sering memikirkan orang lain dibandingkan pasangan sendiri.
    • Menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang tersebut.
    • Menurunnya ketertarikan untuk membangun keintiman dengan pasangan.
    • Memberikan perhatian atau hadiah kepada orang lain secara berlebihan.
    • Merasa orang lain lebih memahami diri dibandingkan pasangan.
    • Kehilangan minat untuk menghabiskan waktu berdua atau menunjukkan kasih sayang kepada pasangan.
Dampak Perselingkuhan Emosional

Meski tidak melibatkan hubungan fisik, selingkuh hati dapat memicu berbagai masalah dalam hubungan. Kepercayaan pasangan bisa terkikis, komunikasi menjadi tidak sehat, dan konflik lebih mudah muncul.

Baca Juga :  Mengenal Istilah Cowok Mokondo: Arti, Ciri-Ciri dan Dampaknya dalam Hubungan

Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini berpotensi menyebabkan renggangnya hubungan hingga berakhir pada perpisahan.

Cara Mencegah Selingkuh Hati

Menjaga hubungan yang sehat membutuhkan komitmen dari kedua belah pihak. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah perselingkuhan emosional antara lain:

    • Menetapkan batasan yang jelas dalam hubungan pertemanan.
    • Bersikap terbuka dan jujur kepada pasangan mengenai perasaan maupun aktivitas sehari-hari.
    • Melibatkan pasangan dalam berbagai keputusan penting.
    • Mendiskusikan harapan dan tujuan bersama dalam membangun hubungan.
    • Menyediakan waktu berkualitas secara rutin untuk berdua.
    • Saling memenuhi kebutuhan emosional, seperti perhatian, penghargaan, dukungan, dan empati.
    • Belajar menyelesaikan konflik dengan cara yang sehat dan dewasa.
Kapan Perlu Mencari Bantuan Profesional?

Apabila hubungan mulai terganggu akibat perselingkuhan emosional dan sulit diselesaikan sendiri, pasangan dapat mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau mengikuti konseling pasangan.

Pendampingan profesional dapat membantu kedua pihak memahami akar permasalahan, memperbaiki komunikasi, serta membangun kembali kepercayaan yang sempat hilang.

Pada akhirnya, kesetiaan bukan hanya soal menjaga hubungan fisik, tetapi juga menjaga komitmen emosional terhadap pasangan. Karena itu, setiap orang perlu menghargai perasaan pasangannya dan menjaga batasan yang sehat dalam berinteraksi dengan orang lain. (*/red)

Berita Terkait

Suami yang Baik Bukan Harus Sempurna, Ini Cara Membangun Rumah Tangga Penuh Cinta
Cara Mengembalikan Semangat Hidup Saat Merasa Hampa, Ini Langkah Sederhananya
Benarkah Wanita Selalu Benar? Ini Kata Psikolog
Wanita Mengajak Menikah Duluan, Lumrah Kah? Ini Penjelasan Psikolog
Benarkah Pernikahan Paling Rawan di Tahun Ketujuh? Ini 5 Fase yang Perlu Diketahui
Perselingkuhan di Tempat Kerja Bisa Berawal dari Kedekatan, Ini Cara Mencegahnya
10 Ciri Pasangan Mulai Bosan dalam Hubungan, Kenali Tandanya
Mengenal Cowok Semangka, Terlihat Green Flag tetapi Bisa Jadi Red Flag

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB