Padang, Javanusa—Sebanyak 100 pelajar dari lima sekolah di Kota Padang mengikuti Kemah Bhakti Bhinneka Tunggal Ika di Tiger Camp Lubuk Minturun, 12-14 November 2024.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setko Padang Edi Hasymi dalam sambutannya mengatakan keberagaman suku, agama, budaya dan bahasa yang ada di Kota Padang adalah kekuatan yang harus dijaga dan diwujudkan dalam setiap aspek kehidupan.
Namun, di sisi lain akan rentan terhadap perpecahan apabila perbedaan tidak disikapi dengan baik. Oleh karena itu, pembekalan terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi generasi muda harus dimulai sejak dini.
“Kami sangat mengapresiasi kemah bhakti ini sebagai upaya dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan dan persatuan kepada generasi muda,” ujar Edi Hasymi saat membuka Kemah Bhakti Bhinneka Tunggal Ika di Tiger Camp Lubuk Minturun, Selasa (12/11/2024).
Ia berharap, para peserta dapat mengikuti kemah bhakti dengan baik sehingga memahami pentingnya persatuan dan kesatuan di negara Indonesia, sebagaimana cita-cita pahlawan bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan sejak dulu kala.
Pada kesempatan itu, Edi Hasymi juga mengingatkan para pelajar untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan meraih prestasi sebanyak-banyaknya. Baik prestasi di sekolah maupun prestasi di tengah-tengah masyarakat.
Dan tak kalah pentingnya adalah menjauhi segala perilaku yang menyimpang dan dapat merusak moral sebagai generasi muda.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang Tarmizi Ismail mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemko Padang dalam membina generasi muda untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan sesuai cita-cita para pahlawan bangsa.
Para peserta nantinya akan dibekali dengan sejumlah materi diantaranya bela negara, adat budaya dan lain sebagainya.
”Kita berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi pendidikan dan pembinaan generasi muda. Dan sebagai pengalaman yang amat berharga bagaimana berinteraksi dengan teman-teman dari berbagai suku, agama dan adat budaya,” harap Tarmizi didampingi Kabid Ideologi, Wasbang dan Karakter Bangsa, Elfian Putra Ifadi.
Kemah Bhakti ini diikuti sebanyak 100 orang peserta didik yang berasal dari SMPN 16, SMPN 27, SMP Murni, SMP Frater dan MTs MTI Batang Kabung. (*/jn01)






