Padang, Javanusa—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang terus menggenjot upaya peningkatan mutu layanan kesehatan. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui evaluasi berkala terhadap hasil akreditasi puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, menyampaikan kegiatan evaluasi ini merupakan agenda tahunan. Tujuannya ialah menindaklanjuti rekomendasi dari para surveyor setelah proses akreditasi dilakukan.
“Alhamdulillah, pada tahun 2023 dilakukan penilaian terhadap 24 puskesmas di Kota Padang. Hasilnya, 21 puskesmas meraih akreditasi paripurna, satu madya, dan dua utama,” ungkap dr. Srikurnia dalam rapat evaluasi Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS) Puskesmas di Aula Dinas Kesehatan, Kamis (8/5/2024).
Baca Juga: 395 Kasus DBD di Padang, Dinkes Ajak Warga Rutin Lakukan PSN dan 3M Plus
Meskipun hasilnya membanggakan, dr. Srikurnia menegaskan pentingnya menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan oleh surveyor. Hal itu menurutnya menjadi bagian penting dalam mempertahankan kualitas layanan.
“Setiap penilaian pasti menghasilkan catatan perbaikan. Rekomendasi itulah yang harus kita susun ke depannya,” tambahnya.
Ia menambahkan mempertahankan status paripurna bukanlah hal mudah. Pelayanan puskesmas harus terus ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Baca Juga: Dokter Warga, Progul Wali Kota Padang Berikan Layanan Kesehatan Langsung ke Rumah Pasien
“Biasanya para surveyor menilai apakah nilai akreditasi benar-benar berdampak pada pelayanan yang dirasakan masyarakat. Melalui perencanaan strategis dan evaluasi menyeluruh, kita bertekad menjadikan akreditasi bukan sekadar capaian administratif, tetapi sarana peningkatan mutu pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (*/red)






