Presiden Prabowo Tegaskan APBN 2027 sebagai Alat Lindungi Rakyat dan Perkuat Ekonomi Nasional

Penulis -

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan pimpinan DPR RI melakukan foto bersama di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (20/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan pimpinan DPR RI melakukan foto bersama di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (20/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus menjadi instrumen untuk melindungi rakyat, memperkuat fondasi ekonomi nasional, dan menjaga kesinambungan pembangunan di tengah ketidakpastian global.

Penegasan tersebut disampaikan saat pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (20/5/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara sebagai dasar pembahasan awal penyusunan RAPBN 2027 yang bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional.

Kepala Negara menekankan APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara, melainkan alat perjuangan bangsa untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

“APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa. APBN adalah alat untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa. Alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera, dan sebagai alat untuk menjadi pedoman perjalanan kita ke depan. Dengan kesadaran itu, APBN kita susun sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita mulia yang telah diamanatkan dalam Undang Undang Dasar kita, Undang Undang Dasar Tahun 1945,” ujar Presiden Prabowo.

Tantangan Global dan Stabilitas Ekonomi

Presiden juga menyoroti kondisi geopolitik dan geoekonomi global yang dinilai penuh ketegangan dan ketidakpastian. Menurut Presiden, situasi internasional saat ini turut memengaruhi kondisi perekonomian nasional sehingga pemerintah perlu menjaga optimisme dan stabilitas ekonomi dalam negeri.

“Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Kota Padang Kirim 10 Calon Paskibraka ke Tingkat Provinsi

Selain menjaga stabilitas ekonomi, Presiden menegaskan pemerintah berkomitmen mempertahankan kesinambungan pembangunan nasional melalui kebijakan fiskal yang sehat, tepat sasaran, dan mendukung berbagai program prioritas. Fokus kebijakan tersebut mencakup ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi rakyat.

Sebelum pidato dimulai, Presiden Prabowo tiba di lokasi dan disambut Ketua DPR RI Puan Maharani. Selanjutnya, Presiden bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan pimpinan DPR RI melakukan foto bersama sebelum memasuki ruang sidang paripurna.

Rapat paripurna diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian Ketua DPR RI membuka sidang sebelum Presiden menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan anggota dewan dan para undangan.

Agenda tersebut turut dihadiri pimpinan lembaga negara, menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, ketua umum partai politik, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB