Sebenarnya kapal ini telah dilarang berlayar oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas 2 Samarinda. Ini dikarenakan adanya cuaca buruk yang menyebabkan terjadinya angin kencang dan ombak tinggi, yang dapat membahayakan pelayaran khususnya bagi kapal jenis tugboat atau TB dan juga LCT.
Bahkan sempat ada hoax-nya, kalau kapal ini untuk muatan atau pembuatan ibu kota baru. Padahal alat berat yang dibawa ternyata dipergunakan untuk kegiatan penambangan, bukan untuk pembangunan infrastruktur.
3. Deepwater Horizon (Amerika)
Sebuah kapal pengeboran minyak yang disewa oleh perusahaan minyak BP meledak dan tenggelam di lepas Pantai Louisiana Amerika Serikat pada 10 April 2010.
Lebih dari 4,9 juta barel minyak bocor ke laut dari umur yang rusak. Kecelakaan kapal ini terbakar selama 36 jam, namun dikarenakan cuaca buruk upaya untuk memadamkan api pun ditangguhkan.
Tumpahan minyak pun meluas sekitar 1500 kilometer persegi. Kejadian ini sampai melebar ke Teluk Meksiko dan mencemari ribuan kilometer pantai Amerika Serikat dengan kerugian ekonomi mencapai puluhan miliar dolar.
Kejadian ini tidak hanya merugikan manusia saja, bahkan hewan-hewan laut juga menjadi korban. Bangkai lumba-lumba yang diselimuti minyak masih sering ditemukan di pantai-pantai yang tercemar dan kini 120.000 orang menanti kompensasi akibat tragedi tersebut.
Sumber Berita : YouTube Mata S
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






