46.160 Lulusan Perguruan Tinggi Mulai Ikuti MagangHub Angkatan II Batch 1

Penulis -

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemnaker resmi memulai Program MagangHub Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan II Batch 1 Tahun 2026. (Foto: Biro Humas Kemnaker)

Kemnaker resmi memulai Program MagangHub Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan II Batch 1 Tahun 2026. (Foto: Biro Humas Kemnaker)

Jakarta, Javanusa—Sebanyak 46.160 lulusan perguruan tinggi mulai mengikuti Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Angkatan II Batch 1 Tahun 2026. Mereka menjalani pemagangan selama enam bulan mulai 10 Agustus 2026.

Program ini menjadi bagian dari paket kebijakan stimulus ekonomi pemerintah. Melalui program tersebut, pemerintah mendorong lulusan perguruan tinggi, termasuk pendidikan profesi, agar lebih siap memasuki dunia kerja. Peserta mendapat pengalaman langsung sekaligus pembelajaran di tempat kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program pemagangan memberi kesempatan kepada talenta muda untuk mengembangkan kompetensi dan mengenal budaya kerja profesional.

“Program pemagangan ini merupakan ikhtiar Pemerintah untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi, termasuk pendidikan profesi menuju dunia kerja melalui pengalaman kerja nyata, pendampingan mentor, serta penguatan kompetensi dan budaya kerja. Kualitas pelaksanaan harus menjadi perhatian utama. Penyelenggara wajib memberikan pekerjaan yang relevan, mentor yang aktif, pembelajaran yang terarah, dan evaluasi yang konsisten,” tegas Menaker.

Yassierli menyampaikan hal itu saat Kick Off dan Orientasi Program MagangHub Angkatan II Batch 1 di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut menghadiri kegiatan tersebut.

Ribuan Perusahaan dan Kementerian Buka Lowongan

Pada Angkatan II Batch 1, sebanyak 3.672 penyelenggara ikut berpartisipasi. Jumlah tersebut terdiri atas 1.830 perusahaan serta 1.842 kementerian dan lembaga.

Para penyelenggara menyediakan 28.455 lowongan pemagangan. Total kuota mencapai 54.304 peserta.

Dari jumlah tersebut, perusahaan menyediakan 31.251 kuota. Sementara itu, kementerian dan lembaga membuka 23.053 kuota.

Kemnaker mencatat minat masyarakat terhadap Program Pemagangan Nasional 2026 cukup tinggi. Sebanyak 732.483 orang tercatat mendaftar dalam program tersebut.

Dari jumlah itu, 244.982 pendaftar memenuhi persyaratan atau masuk kategori eligible. Sebanyak 226.719 calon peserta kemudian mengajukan lebih dari 547 ribu lamaran ke berbagai lowongan.

Baca Juga :  385 Ribu Porsi Makan dan 1.000 Rumah, Kontribusi Zakat pada Penanganan Penyintas Bencana Sumatera
Seleksi MagangHub Tetapkan 46.160 Peserta

Proses seleksi kemudian menyaring 225.920 pelamar untuk masuk tahap rekrutmen peserta. Sebanyak 48.088 pelamar selanjutnya dinyatakan dapat menjalani proses lebih lanjut.

Kemnaker kemudian mengusulkan 46.402 calon peserta untuk ditetapkan sebagai peserta. Setelah verifikasi dan seleksi tingkat nasional, sebanyak 46.160 orang akhirnya dinyatakan lolos.

Sebanyak 242 calon peserta tidak dapat ditetapkan karena tidak memenuhi persyaratan pada tahap verifikasi akhir.

Menaker meminta peserta memanfaatkan masa pemagangan secara maksimal. Menurutnya, enam bulan program harus menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun jejaring profesional.

“Capaian ini menunjukkan kuatnya kolaborasi Pemerintah dan dunia usaha dalam membuka ruang pembelajaran kerja yang relevan bagi talenta muda Indonesia. Kepada para peserta, manfaatkan kesempatan ini dengan disiplin, integritas, dan kesungguhan. Jadikan enam bulan pemagangan sebagai pijakan untuk membuktikan kemampuan, memperluas jejaring, dan membangun reputasi profesional,” pesan Menaker.

Kemnaker Pantau Kualitas Pemagangan

Seluruh tahapan MagangHub Angkatan II Batch 1 berlangsung sesuai jadwal. Pendaftaran penyelenggara berlangsung pada 29 Juni–15 Juli 2026.

Selanjutnya, pendaftaran peserta berlangsung pada 16–28 Juli 2026. Kemnaker mengumumkan hasil seleksi pada 7 Agustus 2026.

Program pemagangan kemudian resmi dimulai pada 10 Agustus 2026. Kemnaker kini berfokus memantau kualitas pelaksanaan program di masing-masing penyelenggara.

Menaker menegaskan bahwa pemagangan tidak boleh berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif. Program tersebut harus membentuk kompetensi dan profesionalisme peserta melalui pekerjaan yang relevan serta pendampingan yang aktif.

“Kementerian Ketenagakerjaan akan terus memantau efektivitas pembimbingan oleh mentor, kesesuaian tugas yang diberikan, serta memastikan program pemagangan ini dapat menjadi talent pipeline bagi instansi dan perusahaan penyelenggara,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari

Selasa, 29 September 2026 - 17:42 WIB

Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terbaru