Padang, Javanusa—Warga Sumatera Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat pada Jumat (18/9/2027).
Hujan dengan intensitas tinggi dapat terjadi di sejumlah wilayah sejak pagi hingga dini hari.
Informasi tersebut berdasarkan prakiraan cuaca terbaru BMKG Minangkabau. Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menyebut perubahan kondisi atmosfer dapat memicu hujan di beberapa daerah pada waktu yang berbeda.
Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Sejak Pagi
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumatera Barat diprediksi mengalami cuaca berawan hingga udara kabur. Namun, beberapa daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Untuk kondisi pagi hari, cuaca diperkirakan berawan hingga udara kabur. Namun, terdapat potensi hujan sedang – lebat di wilayah Pasaman Barat, Kab. Agam, dan Padang Pariaman,” kata Raafi Darojat.
Potensi hujan kemudian berubah wilayah pada siang hingga sore. BMKG memperkirakan cuaca secara umum mendung dengan hujan ringan.
Meski begitu, hujan sedang hingga lebat berpotensi muncul di Pesisir Selatan, Pasaman, dan Solok Selatan. Masyarakat di daerah tersebut perlu memperhatikan perkembangan cuaca sepanjang periode tersebut.
Potensi Hujan Meluas pada Malam Hari
Memasuki malam, kondisi berawan dan hujan ringan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
BMKG juga memperkirakan hujan sedang hingga lebat dapat meluas ke beberapa daerah. Wilayah yang berpotensi terdampak mencakup Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Pasaman, dan Kabupaten Solok.
Kondisi tersebut menunjukkan potensi cuaca signifikan dapat berpindah antardaerah sepanjang hari. Karena itu, warga perlu memperbarui informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Dini Hari, Sejumlah Wilayah Kembali Berpotensi Hujan
Pada dini hari, cuaca Sumatera Barat diprediksi berkisar antara berawan hingga hujan ringan.
Namun, BMKG tetap mencatat peluang hujan sedang hingga lebat di beberapa kawasan. Potensi tersebut mencakup Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Pasaman, dan Solok Selatan.
Selain pola hujan, BMKG juga mencatat kondisi parameter meteorologi Sumatera Barat. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 19–33 derajat Celsius.
Kelembapan udara berada pada rentang 70–98 persen. Sementara itu, angin bergerak dari tenggara menuju barat dengan kecepatan sekitar 4–18 kilometer per jam.
Daftar Wilayah yang Perlu Meningkatkan Kewaspadaan
BMKG Minangkabau mengeluarkan peringatan dini harian untuk mengantisipasi potensi hujan sedang hingga lebat di Sumatera Barat.
Wilayah yang masuk dalam imbauan kewaspadaan meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Lima Puluh Kota, dan Padang.
Peringatan juga mencakup Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, serta wilayah sekitarnya.
Masyarakat di wilayah tersebut diimbau tetap mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG, terutama ketika hujan mulai meningkat dan berlangsung dalam durasi cukup lama. (*)






