Bukittinggi, Javanusa—Sebanyak 5.185 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Bukittinggi kembali mendapat bantuan pangan pemerintah untuk periode Oktober–November 2025.
Tahun ini, selain beras, penerima juga memperoleh tambahan komoditas berupa minyak goreng, sebagai bentuk penyesuaian dari pemerintah pusat terhadap kebutuhan pokok masyarakat.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Bukittinggi, Romi Victa Rose, menyebutkan setiap keluarga akan menerima 20 kilogram beras untuk dua bulan dan 4 liter minyak goreng.
Penyaluran dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
“Penyaluran kali ini dimulai untuk Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) dan Guguk Panjang, sementara untuk Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) akan dilaksanakan pada 17 November mendatang,” jelas Romi.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan pemerintah daerah akan terus memastikan berbagai bentuk bantuan dari pemerintah pusat tersalurkan tepat sasaran.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat menggunakan bantuan tersebut sesuai kebutuhan keluarga.
“Ini penyaluran keempat sepanjang tahun ini. Mudah-mudahan dapat meringankan beban masyarakat di tengah naiknya harga bahan pangan. Kami ingin data penerima selalu valid, agar tak ada warga yang berhak tapi belum menerima,” ujarnya.
Ramlan juga mengusulkan agar Bulog menyediakan beras jenis kuruik kusuik pada penyaluran berikutnya, menyesuaikan dengan selera dan kebiasaan konsumsi masyarakat Bukittinggi. (*/red)






