5 Kesalahan Mewarnai Rambut di Rumah yang Sering Terjadi

Penulis -

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita mewarnai rambut sendiri di rumah. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi wanita mewarnai rambut sendiri di rumah. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Mewarnai rambut sendiri di rumah memang praktis, tetapi beberapa kesalahan bisa membuat warna tidak sesuai harapan. Bahkan, cara yang keliru dapat memicu iritasi pada kulit kepala dan area sekitar wajah.

Produk pewarna rambut umumnya sudah menyediakan krim atau cairan pewarna, kuas, perlengkapan pendukung, serta petunjuk penggunaan.

Namun, mengikuti instruksi saja belum tentu cukup jika proses aplikasinya dilakukan secara sembarangan.

Dilansir dari Klikdokter, berikut sejumlah kesalahan yang perlu dihindari saat mengecat rambut di rumah.

1. Tidak Melindungi Kulit dan Pakaian

Cat rambut yang menetes dapat meninggalkan noda pada pakaian dan kulit. Karena itu, gunakan jubah plastik atau handuk bekas untuk melindungi leher dan pundak selama proses pewarnaan.

Dokter Muhammad Iqbal Ramadhan menyarankan penggunaan petroleum jelly sebagai pembatas antara pewarna dan kulit.

“Bisa pakai atau mengoleskan petroleum jelly sebagai pembatas area kulit. Misalnya, oleskan di wajah, di pinggir-pinggir rambut wajah, atau di dekat telinga.”

Langkah tersebut penting karena bahan kimia dalam pewarna rambut dapat memicu iritasi pada kulit. Pada orang tertentu, paparan bahan tersebut juga dapat menyebabkan reaksi alergi, termasuk dermatitis di sekitar mata, telinga, dan wajah.

Jika pewarna rambut mengenai kulit, Anda dapat membersihkannya menggunakan makeup remover berbahan dasar minyak.

2. Mengoleskan Cat Langsung ke Kulit Kepala

Kesalahan berikutnya adalah membiarkan pewarna rambut menyentuh kulit kepala secara langsung. Kandungan kimia dalam produk dapat menyebabkan iritasi pada area tersebut.

Menurut dr. Iqbal, aplikasikan pewarna dengan memberi jarak dari pangkal rambut atau kulit kepala sekitar 5 sentimeter.

“Saat mewarnai, sebaiknya beri jarak dari rambut ke pangkal rambut atau dari kulit kepala sekitar 5 cm. Tujuannya agar cat tidak langsung terkena kulit kepala atau kulit wajah. Petroleum jelly dapat berperan sebagai pembatas yang menghalangi cat rambut agar tak terkena kulit kepala.”

Baca Juga :  Ciri Parfum yang Bikin Baju Kuning dan Cara Mencegah Nodanya

Dengan cara tersebut, proses pewarnaan tetap dapat berlangsung tanpa membuat kulit menerima paparan pewarna secara langsung.

3. Membiarkan Pewarna Terlalu Lama

Durasi pemakaian juga menentukan hasil akhir cat rambut. Membiarkan pewarna lebih lama dari petunjuk produk tidak otomatis membuat warna menjadi lebih bagus.

Sebaliknya, waktu aplikasi yang terlalu panjang dapat membuat warna terlihat terlalu terang. Kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit kepala.

Karena itu, selalu ikuti durasi yang tercantum pada kemasan. Pada banyak produk, proses pewarnaan membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 35 menit agar warna meresap dengan baik ke batang rambut.

4. Menganggap Warna di Kemasan Pasti Sama

Warna pada gambar kemasan tidak selalu menunjukkan hasil yang akan terlihat pada rambut Anda. Warna dasar rambut menjadi salah satu faktor yang menentukan hasil akhir.

Jet Rhys, pemilik Jet Rhys Salons di San Diego, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa hasil pewarnaan bergantung pada warna rambut sebelum proses pengecatan.

“Hasil akhir juga dapat dipengaruhi oleh proses atau treatment lain yang telah dilakukan di rambut Anda,” ujarnya.

Riwayat perawatan rambut juga perlu diperhatikan. Rambut yang sebelumnya pernah menggunakan pewarna hitam atau menjalani proses bleaching, misalnya, dapat menghasilkan warna yang berbeda dari contoh pada kemasan.

Untuk mengurangi risiko hasil yang meleset, Anda dapat berkonsultasi dengan sales produk. Referensi dari review pengguna di media sosial juga dapat membantu memperkirakan hasil warna.

5. Salah Saat Membilas Rambut

Tahap setelah pewarnaan tidak kalah penting. Setelah waktu aplikasi selesai, Anda memang perlu membersihkan sisa pewarna dari rambut, tetapi cara membilasnya dapat memengaruhi ketahanan warna.

Ian McCabe, ahli mewarnai rambut dari Nival Salon and Spa di Chevy Chase, Maryland, Amerika Serikat, menyarankan penggunaan air dingin.

Baca Juga :  Sering Salah Pilih Warna Lipstik? Kenali Dulu Undertone Kulit Anda

“Air dan cat rambut sangatlah berlawanan. Air dapat memudarkan warna, bahkan air panas dapat membuka kulit kepala. Jadi lebih baik bilas dengan air dingin,” kata Ian.

Setelah membilas pewarna, gunakan kondisioner pada helai rambut selama sekitar 20 menit. Kondisioner membantu menjaga kelembapan rambut yang dapat berkurang selama proses pewarnaan.

Hindari pula penggunaan sampo selama 48 jam setelah mengecat rambut. Keramas terlalu cepat dapat membuat warna rambut lebih cepat memudar.

Perhatikan Kandungan Pewarna Rambut

Mewarnai rambut di rumah pada dasarnya dapat dilakukan dengan aman selama pengguna mengikuti petunjuk dan memilih produk secara cermat.

Namun pengguna perlu memperhatikan kandungan bahan dalam pewarna rambut. Riwayat alergi terhadap zat tertentu juga harus menjadi pertimbangan sebelum menggunakan produk.

Dengan memahami kesalahan umum tersebut, proses mewarnai rambut di rumah dapat dilakukan lebih terkontrol. Perlindungan kulit, pemilihan warna, durasi pemakaian, serta cara membilas menjadi beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. (*)

Berita Terkait

Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
5 Kesalahan Menggunakan Obat Jerawat Alami yang Bisa Merusak Kulit
6 Layanan Estetik yang Populer, Bagaimana Hukum Halalnya Menurut Islam?
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Mengapa Pori-Pori Wajah Membesar? Ini Penyebab dan Cara Merawatnya
Beda Manicure dan Pedicure serta Tips Aman Melakukannya
Micellar Water vs Cleansing Oil, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit?
Benarkah Telur Bisa Memicu Jerawat? Ini Penjelasannya

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru