Payakumbuh, Javanusa—Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Pertemuan Ampangan, Kamis (10/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program prioritas nasional di tingkat daerah.
Rakor dipimpin Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yasrizal. Forum ini diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan MBG.
Dalam arahannya, Yasrizal menekankan pentingnya koordinasi antar sektor untuk menjaga kualitas layanan program. Ia juga mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal dalam penyelenggaraan MBG.
“Penggunaan bahan pangan lokal bertujuan menjaga kualitas bahan makanan sekaligus mendukung pergerakan ekonomi daerah,” ujar Yasrizal.
Selain itu, percepatan pemenuhan persyaratan kelayakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian. Persyaratan tersebut mencakup Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta dokumen pendukung lainnya.
Langkah ini untuk memastikan seluruh SPPG mampu menjaga mutu layanan bagi penerima manfaat, meliputi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung penyediaan bahan pangan lokal. Ia menyebut koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan untuk menjaga keberlanjutan program.
“Dinas Ketahanan Pangan siap memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pangan lokal,” kata Edvidel.
Data terbaru menunjukkan, dari 32 SPPG yang terdaftar di Kota Payakumbuh, sebanyak 23 unit telah beroperasi. Layanan tersebut telah menjangkau sekitar 58.000 penerima manfaat atau setara 93,5 persen dari target 62.000 jiwa.
Pemerintah kota menargetkan seluruh penerima manfaat dapat terlayani seiring percepatan operasional SPPG yang masih dalam tahap persiapan.
Hasil rakor akan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Badan Gizi Nasional secara terintegrasi. Pelaporan dilakukan untuk memastikan akurasi data serta transparansi pelaksanaan program.
Turut hadir perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, serta OPD terkait lainnya. Selain itu, hadir pula ketua yayasan dan kepala SPPG se-Kota Payakumbuh yang terlibat dalam pelaksanaan program di lapangan. (*/red)






