Waspada Kebakaran di Cuaca Panas, BPBD Padang Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Penulis -

Senin, 22 Juli 2024 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah warung makan di Jalan Raya Indarung, Kecamatan Lubeg terbakar pada Minggu (21/7/2024) sore. (Foto: Diskominfo Padang)

Sebuah warung makan di Jalan Raya Indarung, Kecamatan Lubeg terbakar pada Minggu (21/7/2024) sore. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Cuaca panas terik di Kota Padang beberapa hari terakhir ini meningkatkan potensi bahaya kebakaran.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton meminta masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan yang dapat mengakibatkan kebakaran.

Baca Juga: Warung Makan di Jalan Raya Indarung Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Warga yang akan keluar rumah untuk memperhatikan kembali kondisi kompor di rumah telah mati.

“Sesuatu yang tidak diinginkan seperti kebakaran dapat terjadi apabila masyarakat tidak waspada. Terutama di tengah kondisi cuaca panas ini,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Senin (22/7/2024).

Ia menegaskan, agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apalagi dengan kondisi cuaca panas terik di Kota Padang yang mana pada saat sekarang mencapai 31°c.

Kemudian sama halnya antisipasi, kewaspadaan kebakaran rumah padat penduduk. Karena kondisi panas, ada angin terjadi kebakaran pastinya akan sangat cepat meluas. Apalagi jika rumah yang terbakar itu berbahan kayu.

Hendri mengaku, pihaknya terus melakukan sosialiasi langsung ke masyarakat akan pencegahan kebakaran. Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan lurah dalam sosialisasi bahaya kebakaran.

”Kami memohon bantuan lurah dan camat akan sosial masyarakat terkait pencegahan akan bahaya kebakaran,” tegasnya.

Hendri Zulviton menambahkan, untuk personel BPBD disiagakan 1x 24 jam. Adapun jumlah personil sebanyak 30 orang dari Rescue dan Pusdalops, dibagi 3 shif untuk bersiaga.

“Masyarakat yang membakar sampah dengan kapasitas besar dan warga merasa tergangu dan berbahaya, maka dapat melaporkan ke Pemerintahan Kelurahan, Kecamatan atau pihak yang bersangkutan.

Terakhir jangan lupa memanfaatkan kanal pengaduan darurat milik Pemerintah Kota Padang melalui kontak 112.

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan PKL di Fasum Pasar Tanah Kongsi Padang

Serta BPBD Padang dengan telpon 0751-778775 WhatsApp 085891522181 dan radio komunikasi/HT 170.300 MHz untuk melaporkan kejadian pohon tumbang, banjir, longsor dan bencana alam lainnya yang terjadi di sekitarmya” ujar Hendri. (*/jn01)

 

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Berita Terbaru