Tiga Rumah Terancam Akibat Tanah Amblas di Komplek Rindang Alam Padang

Penulis -

Senin, 9 September 2024 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tanah amblas di Komplek Rindang Alam, RW 03 RT 01, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang. (Foto: BPBD Padang)

Kondisi tanah amblas di Komplek Rindang Alam, RW 03 RT 01, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang. (Foto: BPBD Padang)

Padang, Javanusa—Tiga unit rumah warga di Komplek Rindang Alam, RW 03 RT 01, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang terancam akibat tanah amblas yang terjadi pada Minggu (8/9/2024).

Kondisi ini mengkhawatirkan, terutama karena retakan tanah semakin membesar, berpotensi menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Anggota BPBD Padang langsung turun ke lokasi untuk melakukan koordinasi dengan ketua RW dan warga setempat.

Baca Juga: Pohon Tumbang di Kampung Pondok, Akses Jalan dan Jaringan Telepon Terganggu

BPBD memberikan informasi mengenai kondisi tanah longsor tersebut dan mengimbau warga yang terdampak agar selalu waspada.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton meminta warga yang rumahnya terancam untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Kami mengimbau kepada warga yang rumahnya terancam oleh longsor untuk selalu berhati-hati. Terutama saat hujan turun, dan mempertimbangkan evakuasi ke lokasi yang lebih aman hingga situasi stabil,” ungkapnya.

Selain itu, BPBD akan terus melakukan pemantauan di lokasi serta siap memberikan bantuan lebih lanjut apabila kondisi semakin memburuk.

Masyarakat setempat diimbau untuk melaporkan setiap perkembangan situasi tanah kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat. (*/jn01)

Baca Juga :  Winky Wiryawan, Afgan dan Maxime Bouttier Rilis Single AURA, Usung Nuansa Funk-Dance

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Razia Tempat Hiburan Malam di Guguak, Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota Tes Urine Pengunjung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung

Berita Terbaru