42 Balita di Padang Timur Bebas dari Stunting

Penulis -

Rabu, 13 November 2024 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar mewisuda 42 Balita yang telah dinyatakan selesai mengikuti Program Rumah Gizi. (Foto: Prokopim Padang)

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar mewisuda 42 Balita yang telah dinyatakan selesai mengikuti Program Rumah Gizi. (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Program Rumah Gizi Kecamatan Padang Timur berhasil membebaskan 42 balita dari stunting setelah menjalani pendampingan intensif selama 14 hari.

Keberhasilan program ini ditandai dengan prosesi wisuda yang digelar di Hotel Kawana, Padang, Rabu (13/11/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, dalam sambutannya menyampaikan program ini telah berhasil menurunkan angka stunting di Kecamatan Padang Timur dari 157 menjadi 115 anak.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif, dimulai dari hulu dengan memberikan edukasi gizi kepada calon ibu,” ujar Andree.

Ia berharap program ini dapat direplikasi oleh kecamatan lain di Kota Padang. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam upaya menurunkan angka stunting melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan pola hidup sehat.

“Mari kita bergotong-royong mewujudkan Kota Padang yang lebih sehat, dengan anak-anak yang tumbuh cerdas dan kuat sebagai generasi penerus,” tutup Andree.

Program yang berlangsung dari 21 Oktober hingga 3 November 2024 ini dilaksanakan di dua lokasi Rumah Gizi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Andalas dan Puskesmas Parak Karakah.

Camat Padang Timur, Diko Eka Putra, menjelaskan Rumah Gizi tidak hanya berfokus pada pemberian asupan gizi berkualitas, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua tentang pola makan sehat, gizi seimbang, dan pola asuh yang tepat.

“Program ini merupakan bagian dari inovasi Kecamatan Padang Timur dalam memberikan perhatian khusus pada gizi anak-anak,” kata Diko.

Keberhasilan program ini mengantarkan Kecamatan Padang Timur meraih juara kedua dalam Lomba Inovasi Tingkat OPD melalui inovasi “Sumur Ganting” (Seluruh Masyarakat Padang Timur Galakan No Stunting). (*/jn01)

Baca Juga :  5 Arti Mimpi Suami Selingkuh, Tak Selalu Pertanda Buruk

Berita Terkait

Perkuat Pariwisata Kesehatan Sumbar, Fadly Amran Dorong Digitalisasi Herbal
Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru