Pessel, Javanusa—Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 Tahun 2025 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rabu (10/9/2025), menjadi momentum penghargaan bagi para atlet berprestasi.
Sebanyak 38 atlet penerima medali sepanjang Juli hingga September 2025 memperoleh bonus yang dikumpulkan secara swadaya.
Upacara peringatan Haornas yang digelar di halaman kantor Bupati Pessel itu, dipimpin Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, sekaligus membacakan pidato resmi Menteri Pemuda dan Olahraga RI.
Hadir Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Mawardi Roska, Plt Ketua KONI Pessel. Muhammad Adli, dan para kepala pejabat eselon II dan III lainnya di lingkungan Pemkab Pessel.
Dalam amanatnya, Risnaldi menekankan olahraga bukan hanya kegiatan fisik, tapi juga gerakan kebangsaan yang membentuk karakter dan mempersatukan bangsa.
“Haornas tahun ini bertepatan dengan 80 tahun Kemerdekaan RI. Nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan persatuan yang dahulu memperjuangkan kemerdekaan juga hidup dalam olahraga,” ujarnya.
Risnaldi juga menyampaikan tema nasional Haornas 2025, “Olahraga Satukan Kita”, sebagai refleksi penting dalam menjaga solidaritas sosial dan politik bangsa. Menurutnya, sportivitas dan kerja keras yang diajarkan olahraga dapat memperkuat rasa saling menghormati di tengah perbedaan.
Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan lima langkah strategis dalam memajukan olahraga daerah. Yakni, membudayakan olahraga sejak dini, memperluas akses ruang olahraga publik, memperkuat pembinaan dengan pendekatan sport science, mendorong industri olahraga dan pariwisata, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Kemenangan terbesar bukan saat kita mengangkat piala, tapi ketika kita bisa saling menghargai dan mendukung,” ungkapnya.
Risnaldi juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet Pessel yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah daerah bersama para pemerhati olahraga memberikan bonus secara swadaya.
“Bonus ini murni dari gotong royong. Tidak menggunakan APBD. Ini bentuk nyata kepedulian masyarakat terutama dari kalangan ASN terhadap kemajuan olahraga di daerah ini,” jelas Risnaldi.
Plt Ketua KONI Pessel, Muhammad Adli, menambahkan melalui penggalangan dana, terkumpul sebesar Rp 105 juta. Koordinasinya langsung oleh Sekretaris Kabupaten bersama Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
“Semangat kolaborasi ini harus terus dijaga di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah agar pembinaan atlet bisa berjalan berkelanjutan,” ujar Adli.
Ia juga memaparkan capaian prestasi atlet Pessel dalam beberapa cabang olahraga. Dari cabang karate, atlet meraih 3 emas, 3 perak, dan 7 perunggu.
Cabang kempo menyumbang 4 perak dan 6 perunggu. Tenis lapangan 2 emas, pencak silat 1 emas dan 2 perak, balap motor 1 emas dan 1 perak, teqball 1 perak dan 5 perunggu, serta cabang IOSKI meraih 1 perunggu.
“Pencapaian ini menunjukkan pembinaan kita berada di jalur yang tepat. Terima kasih kepada atlet, pelatih, dan semua pihak yang telah berkontribusi,” tutup Adli. (yoniks)






