Padang, Javanusa—Komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dalam melakukan penguatan kelembagaan Posyandu mendapat apresiasi dari Pemprov Sumbar.
Hal itu ditandai dengan diterimanya penghargaan oleh Ketua TP Pesisir Selatan, Ny Lisda Hendrajoni dari Ketua TP Posyandu Sumbar, Ny Harneli Mahyeldi, Rabu (15/10/2025).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Kerja Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se Sumatera Barat yang digelar di Aula Gubernuran, Kota Padang.
Lisda Hendrajoni menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas keseriusan Pemkab Pesisir Selatan dalam menetapkan dan mengukuhkan Tim Pembina Posyandu Kabupaten.
Menurutnya, penguatan kelembagaan Posyandu menjadi penting setelah terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang mengubah paradigma lama mengenai peran Posyandu di tengah masyarakat.
“Selama ini kita mengenal Posyandu hanya fokus pada pelayanan kesehatan. Tapi ke depan, Posyandu harus mampu memenuhi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) lintas sektor,” jelas Lisda.
Adapun enam SPM yang dimaksud mencakup sektor Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman dan Ketertiban Umum, serta Perlindungan Masyarakat (Trantibum linmas), dan Sosial.
Untuk mewujudkan itu, kata Lisda, TP Posyandu Kabupaten Pesisir Selatan telah melakukan koordinasi lintas sektor dengan perangkat daerah terkait, guna membentuk struktur Tim Pembina Posyandu yang inklusif dan kolaboratif.
Tim Pembina tersebut, lanjutnya, sudah resmi dikukuhkan oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, dalam sebuah kegiatan resmi beberapa waktu lalu.
“Kami berharap seluruh anggota Tim Pembina yang telah dikukuhkan dapat bekerja dengan serius dan konsisten, agar peran Posyandu semakin terasa manfaatnya di tengah masyarakat,” tambahnya.
Lisda juga menegaskan penguatan Posyandu merupakan bagian dari program unggulan Pro Rakyat yang menjadi prioritas pembangunan Pemkab Pessel saat ini.
Melalui penghargaan ini, dia berharap Posyandu di Pesisir Selatan tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi pusat pelayanan terpadu lintas sektor yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memastikan bahwa Posyandu benar-benar hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (sus)






