Padang Panjang, Javanusa—Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, meninjau langsung proses pembersihan material longsor di kawasan Jembatan Kembar, Jumat (28/11/2025) malam.
Longsor yang terjadi sebelumnya menutup badan jalan dan membuat akses menuju Tanah Datar dan sebaliknya lumpuh total.
Sejak pagi, tim gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, BPBD, dan relawan bekerja tanpa henti membersihkan material longsor.
Tiga unit alat berat dikerahkan untuk mengangkat tumpukan tanah, batu berukuran besar, serta pepohonan yang menutupi badan jalan.
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan di malam hari, petugas memasang lampu penerangan tambahan di sekitar lokasi.
Hal ini agar proses evakuasi material dan pembersihan jalan tetap berjalan dengan aman dan terpantau dengan baik.
Di sela peninjauan, Wali Kota Hendri Arnis menegaskan pentingnya kerja cepat dan terkoordinasi di lapangan.
“Kita pastikan proses evakuasi berjalan aman dan terarah. Kondisi masih labil, maka kehati-hatian adalah nomor satu. Namun upaya harus tetap maksimal agar akses segera terbuka,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas untuk selalu mengutamakan keselamatan diri, mengingat kawasan tersebut masih berpotensi mengalami longsor susulan.
“Harapan kita semoga proses evakuasi ini berjalan dengan baik dan lancar. Alhamdulillah, cuaca malam ini cukup mendukung sehingga alat berat bisa bergerak lebih cepat,” tambahnya.
Selain itu, Wali Kota mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan tidak memaksakan diri melintasi jalur yang masih dinyatakan rawan.
Dengan kerja tanpa henti dari tim gabungan serta dukungan penuh Pemerintah Kota Padang Panjang, pembersihan material longsor di Jembatan Kembar diharapkan dapat segera membuka kembali akses jalan dan mempercepat proses pencarian korban yang masih berlangsung. (*/red)






