Padang Marandang 2025, Simbol Ketangguhan dan Solidaritas Warga Pasca Bencana

Penulis -

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang melalui Dinas Pariwisata menggelar Padang Marandang 2025 di Lapangan Apeksi, Balai Kota Padang, Selasa (23/12/2025). (Foto: Diskominfo Padang)

Pemko Padang melalui Dinas Pariwisata menggelar Padang Marandang 2025 di Lapangan Apeksi, Balai Kota Padang, Selasa (23/12/2025). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Aroma rendang menyelimuti kawasan Kota Padang, Selasa (23/12/2025) saat Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata menggelar Padang Marandang 2025.

Acara tersebut menjadi ruang konsolidasi sosial sekaligus pesan optimisme bagi masyarakat. Pemko Padang memanfaatkan tradisi budaya sebagai medium pemulihan pascabencana.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan filosofi marandang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Ia menyebut rendang sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

“Rendang itu terdiri dari banyak unsur. Begitu juga masyarakat, harus bersatu agar pemulihan pasca bencana berjalan lebih cepat,” ujar Maigus Nasir.

Ia menjelaskan, proses marandang yang panjang mencerminkan ketangguhan dan kesabaran. Nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat warga Padang yang bangkit dari bencana.

Ia berharap semangat marandang dapat memotivasi masyarakat untuk tetap kuat menghadapi ujian. Pemulihan, kata dia, membutuhkan waktu dan kerja bersama.

Rendang sebagai Media Solidaritas Sosial

Selain bernilai budaya, rendang memiliki fungsi sosial yang kuat. Dalam Padang Marandang 2025, hasil masakan tidak hanya dinikmati di lokasi kegiatan.

Pemko Padang memastikan paket rendang disalurkan kepada penyintas bencana. Penyaluran mencakup wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh.

“Termasuk untuk daerah yang masih terisolasi seperti di Kabupaten Agam,” kata Maigus Nasir.

Di akhir kegiatan, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan seluruh elemen pendukung. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan kepedulian dan kekuatan sosial masyarakat Padang.

Meski digelar dalam suasana pascabencana, Padang Marandang 2025 menjadi bukti bahwa solidaritas warga tetap terjaga. (*/red)

Baca Juga :  Potensi Wakaf Nasional Capai Rp 2.000 Triliun, HNW: Perlu Kolaborasi Global

Berita Terkait

Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari
Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Pol Jawari Disambut Welcome Parade
Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru