Rekrutmen PPIH Arab Saudi Masuk Tahap Bimtek, Perkuat Kompetensi dan Mental Petugas Haji

Penulis -

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Puji Raharjo. (Foto: Kemenhaj)

Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Puji Raharjo. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M memasuki tahap penting, yakni Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi petugas yang telah lolos seleksi.

Tahap ini menjadi penentu kesiapan petugas sebelum bertugas melayani jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Bimtek PPIH Arab Saudi dirancang sebagai pembekalan menyeluruh untuk meningkatkan profesionalisme, ketahanan mental, dan kualitas pelayanan. Pemerintah menargetkan petugas mampu bekerja optimal dalam situasi lapangan yang dinamis.

Bimtek memberikan pemahaman mendalam sesuai bidang tugas masing-masing petugas. Materi mencakup peran, fungsi, dan tanggung jawab selama operasional haji di Arab Saudi.

Setiap peserta dituntut memahami standar pelayanan jemaah secara menyeluruh. Dengan demikian, petugas dapat mengambil keputusan cepat dan tepat di lapangan.

“Bimtek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis, tetapi juga membentuk mental dan karakter pelayanan,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Puji Raharjo dalam pernyataan tertulis, Minggu (28/12/2025).

Selain aspek teknis, bimtek menekankan penguatan kerja sama antarpetugas lintas sektor dan daerah kerja. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran layanan jemaah.

Koordinasi yang solid memudahkan penyelesaian persoalan di lapangan. Petugas juga dilatih membangun komunikasi efektif dalam situasi darurat.

Pembinaan Fisik, Fikih Haji, dan Bahasa Arab

Aspek kesiapan fisik menjadi bagian penting dalam bimtek PPIH Arab Saudi. Petugas akan menjalani pembinaan untuk menunjang mobilitas tinggi selama masa tugas.

Materi fikih haji diberikan untuk memperkuat pemahaman ibadah jemaah. Selain itu, pembelajaran bahasa Arab disiapkan guna mendukung komunikasi dengan pihak terkait di Arab Saudi.

Bimtek Lebih Panjang, Materi Lebih Komprehensif

Bimtek PPIH Arab Saudi 2026 dirancang dengan durasi lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Penambahan waktu dilakukan seiring meningkatnya kompleksitas tugas petugas haji.

Baca Juga :  Kemenhaj Perkuat Layanan Haji 2026 untuk Lansia dan Disabilitas, Fokus pada Akses Setara

Pelaksanaan bimtek dijadwalkan mulai 10 Januari 2026 dan berlangsung selama empat minggu. Pemerintah berharap pembekalan ini menghasilkan petugas yang profesional, tangguh, dan berorientasi pelayanan prima.

Melalui bimtek intensif ini, penyelenggaraan ibadah haji diharapkan berjalan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terbaru