Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menyiapkan dukungan anggaran Rp1 miliar untuk PSP Padang sebagai langkah strategis membangkitkan prestasi sepak bola daerah.
Dukungan ini untuk memperkuat pembinaan klub jelang kompetisi Liga 4 PSSI Sumatera Barat musim 2025/2026.
Komitmen tersebut disampaikan langsung Wali Kota Padang Fadly Amran saat menerima pengurus PSP Padang di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (9/1/2026).
Pemerintah daerah menilai kebangkitan PSP menjadi bagian penting dari penguatan identitas olahraga Kota Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan dukungan anggaran ini mencerminkan kehadiran negara dalam mendorong prestasi olahraga daerah.
PSP Padang dinilai memiliki nilai historis dan emosional yang kuat bagi masyarakat.
“PSP Padang bukan sekadar klub sepak bola, tetapi representasi kebangkitan olahraga Kota Padang. Karena itu, pemerintah memberikan dukungan penuh,” ujar Fadly.
Ia menambahkan, dukungan anggaran harus diiringi pengelolaan profesional agar hasilnya berdampak langsung pada prestasi tim.
Fadly Amran meminta pengurus PSP Padang segera menyusun roadmap pengembangan klub. Roadmap tersebut harus memuat target jangka pendek, menengah, dan panjang secara terukur.
Menurutnya, dokumen perencanaan itu perlu diumumkan kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Langkah ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dan sponsor.
Target Jangka Panjang: Tembus Liga 1
Pemko Padang juga menyatakan dukungan penuh terhadap keikutsertaan PSP Padang di Liga 4 PSSI Sumatera Barat musim 2025/2026. Kompetisi tersebut dijadwalkan kick-off pada 22 Januari 2026.
Fadly berharap tren positif dari sejumlah kemenangan terakhir dapat menjadi modal kebangkitan. Ia menegaskan ambisi PSP tidak boleh berhenti di level regional.
“Cita-cita PSP tidak berhenti di Liga 4. Dalam beberapa tahun ke depan, PSP diharapkan menembus Liga 3, Liga 2, hingga Liga 1,” kata Fadly.
Siap Berbenah dan Bangun Kerja Sama Strategis
Ketua Umum PSP Padang Amril Amin menyambut baik dukungan Pemko Padang. Ia menegaskan komitmen klub untuk melakukan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi manajemen maupun pembinaan pemain.
PSP Padang yang berdiri sejak 1928 merupakan salah satu klub tertua di Indonesia. Sejarah panjang itu menjadi modal kuat untuk kembali melahirkan atlet profesional.
“PSP telah menjadi bagian dari sejarah dan kebanggaan masyarakat Kota Padang. Kami bertekad mengembalikan kejayaan itu,” ujar Amril. (*/red)






