Tekan Inflasi, Pemko Padang Panjang Gandeng KWT dalam Operasi Pasar

Penulis -

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang Panjang menggelar Operasi Pasar di Gedung M. Sjafe’i, Rabu (14/1/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Pemko Padang Panjang menggelar Operasi Pasar di Gedung M. Sjafe’i, Rabu (14/1/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang terus memperkuat upaya pengendalian inflasi dengan melibatkan pelaku pangan lokal.

Salah satunya melalui Operasi Pasar yang digelar di Gedung M. Sjafe’i, Rabu (14/1/2026), dengan menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai penyedia hasil pertanian dan produk pangan bagi masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) Kota Padang Panjang bekerja sama dengan Bulog Bukittinggi, KWT Berkah Kita Ngalau, serta KWT Valenbrek Tanah Pak Lambik.

Beragam hasil pertanian segar dipasarkan dalam Operasi Pasar ini. Di antaranya tomat, buncis, labu siam, daun bawang, dan kangkung.

Selain produk segar, KWT juga menjual aneka produk olahan pangan hasil produksi mandiri. Kehadiran produk lokal ini memperpendek rantai distribusi dan menekan biaya.

Harga di Bawah Pasaran

Selain produk KWT, masyarakat juga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar. Beras premium Pamanukan dijual Rp15.500 per kilogram, sedangkan beras premium Anak Daro Rp16.350 per kilogram.

Minyak goreng Minyakita kemasan botol dijual Rp18.000 per liter dan gula Rosebrand Rp18.000 per kilogram.

Analis Perdagangan Disperdakop UKM Padang Panjang, Ria Maulina, mengatakan pelibatan KWT menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi.

“Operasi Pasar ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberi ruang bagi KWT untuk memasarkan hasil pertanian dan produk olahannya,” ujarnya.

Menurutnya, peran KWT penting dalam menjaga ketersediaan pangan lokal yang berkelanjutan.

Salah seorang warga, Weli, mengaku terbantu dengan harga yang ditawarkan dalam Operasi Pasar tersebut. Ia menilai harga kebutuhan pokok lebih murah dibandingkan pasar umum.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu, terutama bagi ibu rumah tangga. Semoga bisa lebih sering dilaksanakan dan pilihannya semakin beragam,” katanya. (*/red)

Baca Juga :  Perkuat Struktur Ekonomi Pascabencana, Sekkab Zainal Arifin Pimpin Konsultasi ke Kemendagri dan PKP

Berita Terkait

Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari
Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Pol Jawari Disambut Welcome Parade
Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru