Papa-Goro Fokuskan Aksi di Koto Katik, Sungai Disiapkan Jadi Destinasi Wisata

Penulis -

Sabtu, 26 Juli 2025 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang Panjang menggelar Papa-Goro di Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur, Sabtu (26/7/2025). (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Pemko Padang Panjang menggelar Papa-Goro di Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur, Sabtu (26/7/2025). (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang Panjang terus menggerakkan program unggulannya, Padang Panjang Bergotong Royong (Papa-Goro), untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengoptimalkan potensi lokal.

Sabtu (26/7/2025), kegiatan ini digelar di Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur, dengan sasaran utama kawasan aliran Sungai Sikakek dan Batang Rupik.

Program ini menyasar dua tujuan utama yakni meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menyiapkan kawasan strategis ini menjadi destinasi wisata sungai berbasis alam dan religi.

Sungai Sikakek dan Batang Rupik selama ini dikenal sebagai lokasi budidaya ikan larangan dan karamba milik masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Sonny Budaya Putra, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, ASN, hingga warga setempat. Seluruh peserta terlibat aktif membersihkan bantaran sungai dan sekitarnya.

Plt. Camat Padang Panjang Timur, Doni Rahman, menjelaskan kawasan ini memiliki daya tarik besar sebagai calon destinasi wisata.

“Lokasinya strategis karena sangat dekat dengan Islamic Centre Padang Panjang. Ini sangat mendukung untuk pengembangan wisata sungai yang bernuansa religi dan edukatif,” ujarnya.

Tak hanya itu, Doni mengungkapkan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) telah mulai menyusun rencana pengembangan kawasan.

Perencanaan ini tidak hanya berorientasi pada estetika, tetapi juga berfokus pada pengelolaan berkelanjutan yang bisa memperkuat ekonomi lokal.

“Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan Sungai Sikakek dan Batang Rupik dapat menjadi ikon wisata baru Kota Padang Panjang,” tambahnya. (*/red)

Baca Juga :  Pemko Padang Aktifkan Kembali Pendidikan Agama Islam Bagi Siswa SMP/MTs di Masjid dan Musala

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru