Minyak Goreng Tak Boleh Langka dan Mahal, Mentan Amran Segel Distributor Jual di Atas HET

Penulis -

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kebayoran, Jumat (20/2/2026). (Foto: Kementan)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kebayoran, Jumat (20/2/2026). (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Minyak goreng tak boleh langka dan mahal di Indonesia. Pemerintah menegaskan komitmen itu menyusul temuan penjualan MinyaKita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) saat sidak di pasar tradisional Jakarta.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat inspeksi mendadak di Pasar Kebayoran, Jumat (20/2/2026).

Dalam sidak tersebut, Mentan menemukan minyak goreng rakyat merek MinyaKita dijual Rp19.000 per liter. Padahal, HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Temuan itu langsung ditindaklanjuti dengan permintaan penelusuran hingga distributor besar dan produsen. Amran juga meminta aparat penegak hukum memproses dugaan pelanggaran tersebut.

“Ini minyak goreng tertulis 15.700, tapi dijual 19.000. Saya minta diproses hukum dan segel unit usahanya. Jangan pengecer kecil yang dikorbankan, telusuri sampai ke atas,” tegas Amran.

Sebagai bukti, Amran membeli dua kantong MinyaKita untuk dijadikan barang bukti. Ia meminta hasil penelusuran diumumkan secara terbuka agar publik mengetahui proses hukumnya.

Ramadan Jadi Momentum Pengawasan Ketat

Amran menegaskan pemerintah tidak berniat mengganggu pelaku usaha. Namun, ia mengingatkan seluruh rantai distribusi pangan wajib mematuhi regulasi, terutama menjelang Ramadan ketika permintaan meningkat.

“Silakan cari rezeki, tapi jangan ganggu rakyat. Apalagi di bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia memastikan tidak ada toleransi bagi pihak yang memanfaatkan momentum keagamaan untuk menaikkan harga.

Indonesia Produsen Sawit Terbesar Dunia

Amran menilai kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri tidak rasional. Sebab, Indonesia merupakan produsen sawit terbesar dunia dengan kontribusi 58 persen produksi global dan 56 persen ekspor dunia.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan nilai ekspor CPO dan turunannya sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai US$24,42 miliar. Angka ini naik 21,83 persen dibanding periode sama 2024 sebesar US$20,05 miliar.

Baca Juga :  Bazar Lebaran Kemenperin Dorong Konsumsi Produk Industri Nasional

Menurut Amran, mekanisme supply and demand global untuk komoditas sawit dan crude palm oil (CPO) berjalan normal. Karena itu, anomali harga di dalam negeri harus diluruskan.

“Kita mengekspor minyak ke seluruh dunia. Bahan baku melimpah, tapi harga di dalam negeri naik. Ini tidak boleh terjadi,” katanya.

Pemerintah, lanjut Amran, akan memperkuat pengawasan distribusi dan menggelar operasi pasar bila diperlukan. Langkah itu ditempuh untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng.

Ia menekankan kekuatan produksi sawit nasional harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Minyak goreng, kata dia, tidak boleh langka dan tidak boleh mahal di negeri produsen utama sawit dunia. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak
Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen
Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru