Permintaan Ramadhan Naik, Industri Nasional Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Penulis -

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektur Jenderal Kemenperin M. Rum membuka Bazar Ramadhan DWP Kemenperin Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (25/2). (Foto: Kemenperin)

Inspektur Jenderal Kemenperin M. Rum membuka Bazar Ramadhan DWP Kemenperin Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (25/2). (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Peningkatan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri turut mendorong kinerja industri nasional.

Kebutuhan terhadap produk makanan dan minuman, tekstil, serta pakaian jadi mengalami kenaikan dan berdampak langsung pada aktivitas industri dalam negeri.

Inspektur Jenderal M. Rum menyampaikan hal tersebut saat membuka Bazar Ramadhan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perindustrian Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (25/2).

Ia menyebut periode Ramadhan secara rutin diikuti oleh peningkatan permintaan rumah tangga terhadap produk industri nasional.

Kinerja Industri Pengolahan Menguat

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, industri pengolahan nasional tumbuh 5,30 persen sepanjang 2025. Angka tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,11 persen.

Capaian ini menandai kembalinya industri pengolahan sebagai sektor dengan pertumbuhan tertinggi, seperti yang terakhir terjadi pada 2011.

Kontribusi industri pengolahan terhadap perekonomian nasional pada 2025 mencapai 19,07 persen atau setara Rp4.541,52 triliun. Dari sisi perdagangan luar negeri, ekspor industri pengolahan nonmigas tercatat sebesar USD227,1 miliar atau 80,27 persen dari total ekspor nasional, dengan surplus neraca perdagangan USD38,91 miliar.

Industri Makanan dan Tekstil Jadi Penopang

Kementerian Perindustrian menyatakan kesiapan sektor industri, terutama produsen barang kebutuhan pokok, dalam menghadapi lonjakan permintaan selama Ramadhan.

Industri makanan dan minuman tumbuh 6,38 persen pada 2025, dengan kontribusi 41,26 persen terhadap industri pengolahan nonmigas dan 7,13 persen terhadap perekonomian nasional.

Sementara itu, industri tekstil dan pakaian jadi mencatat pertumbuhan 3,55 persen dengan kontribusi 5,59 persen terhadap industri pengolahan nonmigas.

Data tersebut menunjukkan kapasitas dan daya saing industri dalam negeri masih terjaga untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Bazar Ramadhan Dorong Distribusi Produk Nasional

Bazar Ramadhan DWP Kemenperin dinilai berperan sebagai sarana distribusi produk industri nasional sekaligus ruang interaksi ekonomi antara produsen dan konsumen. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan akses langsung terhadap produk dalam negeri yang beragam dan terjangkau.

Baca Juga :  Kenapa Payudara Nyeri Padahal Haid Masih Lama? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Perwakilan Ketua DWP Kemenperin Lusi Taufiek Bawazier menyampaikan Bazar Ramadhan 2026 diikuti oleh 69 booth dan didukung 32 sponsor. Produk yang ditampilkan mencakup sektor fashion, makanan dan minuman, perbankan, elektronika, otomotif, hingga kosmetik dan peralatan rumah tangga.

Bazar Ramadhan DWP Kemenperin 2026 mengusung tema “Belanja Berkah Produk Pilihan untuk Menjaga Industri Dalam Negeri”. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 25–27 Februari 2026, di Plasa Industri Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB