Kuota BSPS Kalbar Naik Jadi 13.800 Unit, Pemerintah Tambah Rumah Subsidi hingga 22.000

Penulis -

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PKP Maruarar Sirait saat kegiatan kolaborasi pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat di Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Rabu (4/3/2026). (Foto: Kementerian PKP)

Menteri PKP Maruarar Sirait saat kegiatan kolaborasi pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat di Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Rabu (4/3/2026). (Foto: Kementerian PKP)

Pontianak, Javanusa—Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengumumkan peningkatan kuota program bantuan perumahan di Provinsi Kalimantan Barat pada 2026.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) naik dari 3.096 unit pada 2025 menjadi 13.800 unit tahun ini.

Pengumuman tersebut disampaikan saat kegiatan kolaborasi pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat di Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Rabu (4/3/2026).

“Pada 2025 jumlah rumah yang dibedah di Kalbar sebanyak 3.096 unit. Tahun ini meningkat menjadi 13.800 unit,” kata Maruarar.

Pemda Diminta Percepat Pengajuan Data

Kementerian PKP meminta pemerintah daerah segera menyiapkan data calon penerima program BSPS. Data tersebut harus berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diverifikasi.

Data usulan tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Bantuan Perumahan (Sibaru). Pemerintah daerah diminta menyerahkan data maksimal satu minggu sejak penyampaian arahan tersebut.

Kuota Rumah Subsidi Juga Bertambah

Selain BSPS, pemerintah juga menaikkan kuota rumah subsidi di Kalimantan Barat. Jumlahnya meningkat dari 8.957 unit pada tahun sebelumnya menjadi 22.000 unit pada 2026.

Penambahan kuota ini disampaikan setelah pemerintah provinsi mengusulkan kebutuhan sekitar 20 ribu unit rumah subsidi.

Menurut Kementerian PKP, sektor perumahan memiliki keterkaitan dengan berbagai kegiatan ekonomi, termasuk tenaga kerja konstruksi, toko bahan bangunan, hingga sektor jasa.

PBG dan BPHTB Gratis untuk MBR

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga meminta pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat segera menerapkan kebijakan pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan penyediaan rumah bagi masyarakat.

Baca Juga :  Waspada! Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Capai ± 1.500 Meter di Atas Puncak

Pemerintah daerah yang belum menerapkan kebijakan tersebut diminta segera melaksanakannya.

Kolaborasi Pembiayaan Perumahan

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson, Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah, serta perwakilan lembaga pembiayaan seperti BP Tapera, PT Sarana Multigriya Finansial, Bank Rakyat Indonesia, dan Permodalan Nasional Madani.

Dalam forum tersebut, pemerintah mendorong peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan. Dari total sekitar Rp5 triliun penyaluran KUR perumahan secara nasional, sekitar 55 persen disalurkan oleh BRI.

Program pembiayaan perumahan tersebut diharapkan dapat memperluas akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di daerah. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB