Pessel, Javanusa—Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel ) yang juga anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Painan pada Minggu sore (15/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan kepedulian kepada para warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan, terutama di momentum bulan suci Ramadan.
Lisda Hendrajoni datang bersama rombongan yang terdiri dari jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Selatan, perwakilan Uda Uni Pesisir Selatan, serta Generasi Berencana (Genre) Indonesia Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan membawa paket takjil dan makanan berbuka puasa untuk dibagikan kepada seluruh warga binaan di Rutan Kelas IIB Painan.
Kegiatan berbagi itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Momentum berbagi di bulan Ramadan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat serta rasa kebersamaan bagi para warga binaan.
Lisda Hendrajoni mengatakan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan mempererat hubungan antar sesama manusia.
Ia menyebutkan kepedulian tidak seharusnya dibatasi oleh latar belakang seseorang, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di rumah tahanan.
“Ramadan menjadi momen untuk saling berbagi tanpa memandang latar belakang. Kami ingin saudara-saudara kita di dalam rutan juga merasakan kehangatan dan perhatian dari masyarakat luar,” ujar Lisda Hendrajoni.
Ia menambahkan kehadiran rombongan dari berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus menumbuhkan optimisme bagi para warga binaan.
Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik setelah melalui berbagai pengalaman hidup.
Lisda juga menjelaskan keterlibatan Uda Uni Pesisir Selatan dan Duta Genre dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk menghadirkan energi positif serta memberikan motivasi kepada warga binaan.
“Adik-adik Uda Uni dan Duta Genre kami libatkan agar mereka dapat memberikan motivasi. Kami ingin menyampaikan setiap orang mungkin pernah melakukan kesalahan, namun yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit dan memperbaiki diri,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Painan, Hastono, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Lisda Hendrajoni bersama rombongan.
Menurut Hastono, perhatian dari tokoh masyarakat dan berbagai unsur organisasi sangat berarti bagi warga binaan karena dapat memberikan dukungan moral selama mereka menjalani proses pembinaan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Ibu Lisda Hendrajoni bersama rombongan. Kunjungan ini menunjukkan warga binaan tetap mendapat perhatian dari masyarakat luar sehingga mereka lebih termotivasi menjalani proses pembinaan,” ujar Hastono.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk dukungan moral dan sosial bagi para warga binaan agar mereka dapat kembali ke tengah masyarakat dengan semangat baru setelah menyelesaikan masa pembinaan. (niks)






