Menhaj Terima Gubernur Maluku Utara, Bahas Peningkatan Layanan Haji dan Umrah Jemaah Timur Indonesia

Penulis -

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menerima audiensi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos di Kantor Kemenhaj di Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menerima audiensi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos di Kantor Kemenhaj di Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menerima audiensi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah untuk meningkatkan pelayanan serta memperluas akses bagi jemaah haji dan umrah dari wilayah Indonesia Timur, khususnya Provinsi Maluku Utara.

Dalam pertemuan itu, Irfan Yusuf menyampaikan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar pelayanan ibadah haji dan umrah berjalan lebih efektif.

“Kami berkomitmen terus memperbaiki ekosistem pelayanan haji dan umrah, terutama bagi jemaah di wilayah Indonesia Timur,” kata Irfan Yusuf.

Selain pelayanan, pembahasan juga mencakup optimalisasi kuota haji untuk Maluku Utara. Upaya ini diarahkan untuk memberikan kepastian bagi calon jemaah yang masih berada dalam daftar tunggu.

Distribusi kuota haji di tingkat kabupaten dan kota juga menjadi perhatian agar prosesnya berjalan transparan dan akuntabel.

Kementerian Haji dan Umrah bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara turut membahas peningkatan infrastruktur pendukung serta akses transportasi bagi jemaah dari daerah tersebut. Hal ini terkait mobilitas jemaah sejak keberangkatan dari daerah asal hingga saat menjalankan ibadah di Arab Saudi.

Koordinasi juga dilakukan terkait standar skrining kesehatan jemaah agar sesuai dengan regulasi terbaru dari Pemerintah Arab Saudi.

Irfan Yusuf menyebutkan pemahaman petugas haji terhadap budaya dan bahasa lokal penting, mengingat banyaknya jemaah lanjut usia dari Maluku Utara.

“Perlu pemahaman bagi petugas haji pendamping terhadap budaya dan bahasa lokal agar jemaah merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain itu, kedua pihak juga membahas penguatan edukasi manasik haji bagi calon jemaah. Program ini mencakup pemahaman tata cara ibadah serta sosialisasi aturan terbaru di Tanah Suci.

Baca Juga :  Pemko Padang Raih Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2026, Maigus Nasir: Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan

Sementara itu, Sherly Tjoanda Laos menyampaikan bahwa pemerintah daerah berharap koordinasi ini dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan haji dan umrah bagi masyarakat Maluku Utara. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Berita Terbaru