Padang, Javanusa—Penilaian Lomba Kelompok Dasawisma Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 mulai bergulir.
Tim penilai dari TP-PKK Sumbar mengunjungi sekaligus menilai Kelompok Dasawisma Aloe Vera 7 di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin (20/4/2026).
Dasawisma Aloe Vera 7 masuk sebagai nominator dalam penilaian tahun ini. Kelompok ini mewakili Kota Padang setelah melewati tahapan seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga meraih juara pertama di tingkat kota.
Selanjutnya, TP PKK Kota Padang bersama pihak kecamatan melakukan pembinaan intensif. Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota melalui organisasi perangkat daerah (OPD), sektor swasta, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Wali Kota: Proses Lebih Penting dari Hasil
Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan capaian hingga tahap penilaian provinsi sudah menjadi prestasi tersendiri. Ia menilai proses yang dijalani kelompok jauh lebih penting dibanding hasil akhir.
“Sampai ke titik ini saja sudah juara. Namun, yang terpenting bukan hanya hasil akhir, melainkan proses—bagaimana Dasawisma bekerja, melakukan pendataan, serta menjaga ketertiban organisasi,” ujarnya saat memberikan sambutan.
TP PKK Padang Apresiasi Dedikasi Kader
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran, mengapresiasi dedikasi para kader yang telah menjalankan berbagai program.
“Kami berharap Dasawisma Aloe Vera 7 mampu menampilkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara optimal dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tuturnya.
Penilaian Tekankan Implementasi Program PKK
Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Hj. Harneli Mahyeldi, menekankan esensi kegiatan ini tidak semata-mata mengejar prestasi.
“Yang kita inginkan adalah 10 Program Pokok PKK benar-benar terlaksana di tengah masyarakat, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sejahtera dan bahagia,” ungkapnya.
Keberadaan Dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Peran tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan. (*/red)






