Pemko Padang Perketat Disiplin ASN, Wajib Berada di Tempat Kerja Selama Jam Dinas

Penulis -

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdako Padang, Raju Minropa. (Foto: Pemko Padang)

Sekdako Padang, Raju Minropa. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang memperketat pengawasan terhadap disiplin ASN. Kehadiran pegawai kini tidak cukup hanya dibuktikan melalui presensi, tetapi juga keberadaan di tempat tugas selama jam kerja.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Kota Padang Nomor 800.1.6.2/981/BKPSDM-PDG/2026 yang diterbitkan pada 1 Oktober 2026.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan ASN wajib berada di tempat kerja selama jam dinas. Pegawai hanya dapat meninggalkan pos tugas untuk tugas dinas luar, perjalanan dinas, atau alasan sah lainnya.

Menurut Raju, sistem presensi administratif tidak otomatis menunjukkan bahwa seorang ASN benar-benar menjalankan tugas selama jam kerja.

“Kehadiran secara administratif melalui sistem presensi tidak serta-merta membuktikan bahwa ASN telah melaksanakan tugas selama jam kerja. Namun aparatur kita harus berada di pos tugasnya selama jam kerja, dan hanya meninggalkan pos tugas dengan alasan dan penugasan yang jelas.“

Karena itu, Pemerintah Kota Padang meminta seluruh aparatur meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jam kerja.

“Dengan diterbitkannya Surat Edaran ini, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang agar meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap ketentuan jam kerja.”

Sejumlah Pelanggaran Dilarang

Surat edaran tersebut juga menegaskan sejumlah tindakan yang tidak boleh dilakukan ASN selama jam kerja. Larangan itu mencakup menitipkan atau memanipulasi presensi.

ASN juga dilarang melakukan presensi kemudian meninggalkan tempat kerja tanpa alasan yang jelas. Selain itu, pegawai tidak boleh menjalankan usaha atau kegiatan pribadi selama jam dinas.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berujung pada sejumlah sanksi. Bentuknya mulai dari teguran, penyesuaian atau pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), hingga hukuman disiplin ASN.

Kepala Perangkat Daerah Wajib Mengawasi

Pemko Padang turut memperkuat tanggung jawab pimpinan di setiap perangkat daerah. Kepala perangkat daerah dan atasan langsung wajib melakukan pengawasan secara rutin sekaligus memberikan contoh kedisiplinan.

Baca Juga :  Uni Eropa Permudah Akses WNI dengan Visa Schengen Multi-Entry

Pimpinan juga tidak boleh membiarkan ataupun menutupi pelanggaran yang dilakukan pegawai di lingkungan kerjanya.

Selanjutnya, BKPSDM Kota Padang akan melakukan pemantauan terhadap kepatuhan ASN. Pemeriksaan dapat berlangsung secara berkala maupun melalui inspeksi mendadak ke seluruh unit kerja.

Dasar Hukum Surat Edaran

Penerbitan aturan tersebut mengacu pada sejumlah regulasi terkait aparatur sipil negara dan jam kerja instansi pemerintah.

Dasar hukumnya meliputi UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Perpres Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari dan Jam Kerja Instansi Pemerintah, serta PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.

Selain itu, Pemko Padang juga merujuk Perwako Padang Nomor 2 Tahun 2026 tentang TPP ASN.

Dengan aturan tersebut, Pemko Padang menegaskan bahwa kepatuhan terhadap jam kerja tidak hanya berkaitan dengan pencatatan presensi. ASN juga harus menunjukkan tanggung jawab melalui kehadiran dan pelaksanaan tugas di tempat kerja. (*)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru