Mentan Amran Tantang Pengusaha Muda Kembangkan Hilirisasi Kelapa, Target Serap 1,6 Juta Tenaga Kerja

Penulis -

Senin, 4 Mei 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Foto: Kementan)

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Foto: Kementan)

Manado, Javanusa—Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menantang pengusaha, terutama generasi muda, mengambil peran strategis dalam pengembangan industri kelapa.

Ia menekankan pentingnya hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing Indonesia di pasar global.

Ia menyampaikan hal tersebut saat memberi arahan kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sulawesi Utara di Manado, Jumat (1/5/2026).

Potensi Besar, Pengolahan Masih Terbatas

Dalam arahannya, Amran menegaskan Indonesia memiliki potensi kelapa yang sangat besar. Namun, pelaku usaha belum mengoptimalkan pengolahan komoditas tersebut secara maksimal.

“Kelapa kita sangat melimpah dan nilainya bisa meningkat berkali-kali lipat jika diolah. Tapi, industri pengolahannya masih terbatas. Ini peluang besar yang harus segera diambil,” ujar Amran.

Target Hilirisasi Naik Signifikan

Kementerian Pertanian terus mempercepat pengembangan hilirisasi kelapa secara nasional. Pada 2026, pemerintah menargetkan kawasan hilirisasi mencapai 150.000 hingga 154.000 hektare. Angka ini melonjak signifikan dari sekitar 11.515 hektare pada 2025.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi besar hilirisasi perkebunan nasional. Pemerintah menargetkan program ini mampu menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja sampai 2027.

Selain itu, langkah ini diharapkan mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kelapa. Selama ini, ekspor masih didominasi bahan mentah. Karena itu, peluang industri pengolahan dalam negeri terbuka lebar.

Mental Berani Jadi Kunci Usaha

Amran menekankan keberanian sebagai kunci utama dalam dunia usaha. Ia mengingatkan pengusaha agar tidak terlalu lama berpikir tanpa tindakan nyata.

“Kalau jadi pengusaha, jangan terlalu banyak berpikir tanpa aksi. Harus berani. Mulai saja dulu, bangun pabrik, kembangkan usaha. Peluang itu tidak datang dua kali,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pola pikir sebagai fondasi kesuksesan. Menurutnya, fokus pada solusi akan mempercepat pencapaian tujuan.

Baca Juga :  Kementan Dorong Belanja Pangan Tanpa Panik Jelang Idulfitri Lewat “Tani On Stage”

“Sukses itu ada di pikiran. Kalau kita fokus pada solusi dan terus bergerak, insya Allah berhasil,” katanya.

Karakter dan Konsistensi Penentu Keberhasilan

Lebih lanjut, Amran menegaskan karakter, integritas, dan konsistensi menjadi modal utama dalam membangun usaha berkelanjutan. Ia mengingatkan pengusaha untuk terus menjaga semangat dan tidak cepat puas.

“Pengusaha harus punya mimpi besar, tidak cepat puas, dan tidak merasa paling hebat. Itu kunci agar tidak gagal,” ujarnya.

Momentum Pasar Global Harus Dimanfaatkan

Di tengah meningkatnya permintaan global terhadap produk turunan kelapa, Amran mengajak pelaku usaha memanfaatkan momentum tersebut. Ia menilai Indonesia memiliki semua faktor pendukung untuk menjadi pemain utama dunia.

“Kalau kita serius membangun dari hulu ke hilir, Indonesia bisa menjadi pemain utama dunia. Kita punya semua: lahan, iklim, dan sumber daya,” jelasnya.

Ajakan Dorong Ekonomi Nasional

Menutup arahannya, Amran mengajak pengusaha berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menekankan pentingnya kontribusi sektor usaha dalam membuka lapangan kerja.

“Jangan hanya jadi penonton. Indonesia butuh pengusaha berani yang siap membangun industri dan membuka lapangan kerja. Kita bisa menjadi kekuatan ekonomi dunia,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB