Perkuat Ekonomi Syariah Sumbar, Gubernur Mahyeldi Paparkan Capaian KNEKS

Penulis -

Senin, 11 Mei 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah memaparkan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah dalam rapat bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah di Istana Gubernur Padang, Selasa (11/5/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah memaparkan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah dalam rapat bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah di Istana Gubernur Padang, Selasa (11/5/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memaparkan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah dalam rapat bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Kegiatan berlangsung di Istana Gubernur Padang, Selasa (11/5/2026). Rapat ini juga menghadirkan pakar otonomi daerah Djohermansyah Djohan secara virtual.

Sejumlah pihak ikut hadir dalam forum tersebut.
Di antaranya jajaran OPD Pemprov Sumbar, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Bank Nagari, BUMN, dan instansi vertikal lain.

Mahyeldi menegaskan Pemprov Sumbar memperkuat integrasi kebijakan ekonomi syariah melalui regulasi dan program strategis daerah.

Pemerintah daerah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2025 tentang RKPD. Selain itu, Pemprov menyusun Rencana Aksi Daerah Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah (RAD-PKS).

Mahyeldi menyebut ekonomi syariah menjadi bagian penting pembangunan daerah. Ia juga menegaskan penguatan ini sekaligus memperkuat identitas ABS-SBK di Sumbar.

Pengembangan Ekosistem Halal dan Wisata Syariah

Pemprov Sumbar terus mengembangkan ekosistem halal sepanjang 2025. Pemerintah daerah mendorong inovasi pada sektor ekonomi syariah dan industri halal.

Kawasan Halal Life Style ditetapkan di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Kawasan ini menjadi pusat pembelajaran ekonomi syariah dan pembinaan generasi muda.

Berbagai kegiatan keagamaan rutin berlangsung di lokasi tersebut. Program itu meliputi Subuh Mubarok, itikaf, tajir dan qurban, ceramah mingguan, serta KLIK MEMO atau Klinik Konsultasi Motivasi Muda Berkarakter.

Sumbar Perkuat Posisi Wisata Halal Nasional

Sumatera Barat terus memperkuat posisi sebagai destinasi wisata halal nasional. Saat ini, Sumbar memiliki 566 desa wisata. Daerah ini juga masuk tiga besar destinasi wisata halal terbaik di Indonesia. Pemerintah mencatat peningkatan kunjungan wisatawan seiring penguatan wisata halal dan budaya.

Inklusi Keuangan Syariah Capai 92 Persen

Di sektor keuangan, inklusi keuangan syariah Sumbar mencapai 92,14 persen pada 2025. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sistem keuangan syariah daerah.

Baca Juga :  Bank Nagari Jadi Sponsor Semen Padang FC di Liga 2 2026/2027, Bidik Ekosistem Bisnis Ranah dan Rantau

Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari juga tumbuh pesat.
Pertumbuhan terjadi pada pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Layanan syariah Bank Nagari didukung lima kantor cabang dan 123 layanan lainnya.

Sukuk Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan

Pemprov Sumbar menyiapkan penerbitan sukuk daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan. Langkah ini untuk menjawab keterbatasan fiskal daerah.

Mahyeldi menegaskan sukuk menjadi strategi pembiayaan yang lebih fleksibel. Instrumen ini diharapkan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Literasi Ekonomi Syariah dan Program Internasional

Pemprov Sumbar memperkuat literasi ekonomi syariah melalui forum internasional. Kegiatan itu meliputi Seminar Wakaf Internasional dan World Islamic Entrepreneur Summit (WIES).

Program lain juga dikembangkan, seperti Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dan Zona KHAS. Selain itu, Pemprov mendorong digitalisasi transaksi berbasis QRIS Syariah di masjid dan UMKM.

Mahyeldi menegaskan target besar Sumbar dalam pengembangan ekonomi syariah.

“Kami ingin menjadikan Sumatera Barat sebagai pusat industri halal terkemuka di Sumatera dan Indonesia bagian barat,” tegasnya. (*/adpsb)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru