Bantuan Gizi Ibu Hamil Dharmasraya Mulai Disalurkan, Fokus Cegah Stunting Sejak Dini

Penulis -

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan permakanan bagi ibu hamil di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kecamatan Pulau Punjung, Sungai Dareh, Selasa (12/5/2026). (Foto: Diskominfo Dharmasraya)

Penyerahan bantuan permakanan bagi ibu hamil di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kecamatan Pulau Punjung, Sungai Dareh, Selasa (12/5/2026). (Foto: Diskominfo Dharmasraya)

Dharmasraya, Javanusa—Komitmen pasangan Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni, dalam menekan angka stunting mulai diwujudkan melalui program bantuan gizi bagi ibu hamil tahun 2026.

Program yang sejak awal digaungkan untuk memperkuat pemenuhan nutrisi ibu hamil itu kini mulai direalisasikan di Kabupaten Dharmasraya.

Pada tahap pertama, bantuan disalurkan kepada ibu hamil di Kecamatan Pulau Punjung dan Kecamatan Sitiung.

Penyerahan bantuan dilakukan Kepala Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, mewakili Bupati Dharmasraya, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kecamatan Pulau Punjung, Sungai Dareh, Selasa (12/5/2026).

Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyalurkan program tersebut secara bertahap ke seluruh kecamatan di Kabupaten Dharmasraya.

Penyaluran bantuan turut disaksikan Camat Pulau Punjung Erik Harja, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Dharmasraya Hj. Radianti, dan Ketua Baznas Dharmasraya Z. Lubis.

Program Menyasar Ibu Hamil Miskin Ekstrem

Program bantuan itu menyasar 141 ibu hamil dari kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat miskin ekstrem.

Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan permakanan senilai Rp3 juta. Bantuan diberikan secara bertahap setiap bulan selama masa kehamilan dan dilanjutkan hingga enam bulan setelah melahirkan atau selama masa menyusui.

Martin Efendi menjelaskan, menu bantuan telah direkomendasikan ahli gizi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan ibu menyusui.

Paket bantuan terdiri dari susu ibu hamil, telur, kacang hijau, minyak goreng, dan sari roti.

“Penyaluran dilakukan sekali sebulan dan dibagikan pada minggu kedua setiap bulannya. Ini merupakan paket bantuan per bulan selama masa kehamilan dan dilanjutkan selama enam bulan untuk ibu menyusui,” ujar Martin Efendi.

Ia menegaskan, program tersebut dirancang sebagai bantuan berkelanjutan sejak masa kehamilan hingga enam bulan menyusui. Pemerintah daerah juga ingin memastikan kesehatan ibu dan bayi terus terpantau secara maksimal.

Baca Juga :  Turunkan Stunting di Bawah 10 Persen, Yota Balad Dorong Gerakan Ketahanan Pangan dan Kesehatan
Data Penerima Dipantau Setiap Bulan

Martin Efendi mengatakan, data penerima bantuan berasal dari hasil pendataan Puskesmas di masing-masing wilayah.

Pemerintah daerah akan memperbarui data itu setiap bulan agar penyaluran bantuan tetap tepat sasaran dan sesuai kondisi terbaru di lapangan.

“Data penerima berasal dari Puskesmas dan akan di-update setiap bulan. Jadi program ini benar-benar dipantau agar tepat sasaran,” katanya.

Selain bantuan permakanan, ibu hamil penerima manfaat juga akan menjalani pemantauan rutin setiap bulan melalui Posyandu.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan perkembangan janin tetap terjaga. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.

Program ini merupakan bagian dari janji politik Annisa–Leli yang menempatkan penanganan stunting dan peningkatan kualitas generasi masa depan sebagai prioritas pembangunan daerah.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Martin Efendi, ditegaskan bahwa pemenuhan gizi ibu hamil menjadi pondasi penting untuk melahirkan generasi sehat, cerdas, dan kuat menuju Indonesia Emas 2045.

“Gizi yang seimbang menjadi pondasi penting bagi pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kecerdasan dan daya tahan tubuh anak. Karena itu pemerintah daerah harus hadir memastikan ibu hamil mendapatkan perhatian yang layak,” ujar Martin Efendi saat membacakan sambutan Bupati. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Berita Terbaru