32 Musyrif Diny Tiba di Madinah, Perkuat Bimbingan Ibadah Haji Jemaah Indonesia

Penulis -

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 32 anggota Musyrif Diny tiba di Madinah melalui Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA), Senin (12/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Sebanyak 32 anggota Musyrif Diny tiba di Madinah melalui Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA), Senin (12/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melibatkan Musyrif Diny untuk memperkuat pembinaan ibadah jemaah Indonesia selama pelaksanaan Haji 2026 di Tanah Suci.

Sebanyak 32 anggota Musyrif Diny tiba di Madinah melalui Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA), Senin (12/5/2026).

Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam mendukung layanan pembinaan ibadah bagi jemaah haji Indonesia.

Program ini sekaligus mendukung visi Tri Sukses Haji 2026 yang mencakup sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban.

Dampingi Jemaah Selama Rangkaian Haji

Anggota Musyrif Diny, KH. Chalil Nafis menjelaskan, pembimbing ibadah bertugas mendampingi jemaah agar menjalankan seluruh rangkaian haji sesuai syariat Islam.

“Musyrif Diny memberikan guidance bagaimana pelaksanaan ibadah haji sesuai syariat Islam yang diajarkan Rasulullah SAW,” ujar KH. Chalil Nafis.

Pendampingan dilakukan mulai dari pelaksanaan haji tamattu’, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga tawaf serta lempar jumrah.

Selain itu, Musyrif Diny juga mendampingi jemaah dengan kondisi khusus, termasuk jemaah sakit yang membutuhkan dispensasi ibadah seperti safari wukuf. Namun, dispensasi tetap mengacu pada ketentuan syariat Islam.

Perkuat Pembinaan Akhlak Jemaah

Tidak hanya fokus pada kesempurnaan ritual ibadah, Musyrif Diny juga memberikan pembinaan akhlak selama jemaah berada di Tanah Suci.

Jemaah diimbau menjaga sikap, menghindari perdebatan, ghibah, dan ucapan tidak baik agar mampu meraih haji mabrur.

“Hal-hal yang menunjang kemabruran juga kita anjurkan seperti tidak rafats, tidak berkata kotor, dan tidak banyak berdebat,” katanya.

Sebanyak 32 pembimbing ibadah tersebut nantinya ditempatkan di berbagai sektor layanan haji di Makkah. Mereka akan menjadi rujukan pembimbing ibadah kloter sekaligus tempat konsultasi fikih haji bagi petugas dan jemaah.

Baca Juga :  Jemaah Haji Kloter 07 Tiba di Asrama Haji Padang, Layanan Jemput Bola Bikin Proses Lebih Nyaman
Awasi Kepatuhan Syariah Layanan Haji

Anggota Musyrif Diny lainnya, KH. Asrorun Niam Soleh mengatakan, pembinaan ibadah dilakukan melalui dua pendekatan, yakni pembinaan langsung kepada jemaah dan pembinaan pada level penyelenggaraan.

Menurutnya, seluruh desain layanan haji seperti transportasi, akomodasi, dan konsumsi dikonsultasikan secara keagamaan agar sesuai dengan prinsip syariah.

“Nah, desain penyelenggaraan itu dikonsultasikan secara keagamaan agar memiliki kepatuhan syariah dengan lembaga yang namanya Musyrif Diny,” ujar KH. Asrorun Niam Soleh.

Ia menambahkan, Musyrif Diny juga berperan memberikan solusi keagamaan saat terjadi kondisi darurat atau force majeure. Dengan begitu, jemaah tetap dapat menjalankan ibadah secara sah sesuai tuntunan syariat.

Dukung Tri Sukses Haji 2026

Chalil Nafis menilai, kehadiran Musyrif Diny menjadi penguat dalam mewujudkan Tri Sukses Haji 2026. Tidak hanya sukses dalam pelaksanaan ritual, program ini juga bertujuan membangun karakter dan peradaban jemaah haji Indonesia.

“Jemaah haji diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa kebaikan bagi masyarakat setelah kembali ke Tanah Air,” ujarnya.

Ia juga optimistis penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar meski menghadapi tantangan tingginya jumlah jemaah lansia dan padatnya aktivitas ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, koordinasi antara Kemenhaj dan pemerintah Arab Saudi sejauh ini berjalan baik serta didukung skema layanan ramah lansia.

“Mudah-mudahan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan baik dan sempurna serta pulang membawa haji mabrur,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Fadly Amran Minta Pembangunan SDN 01 Pasar Laban Dipercepat, Mitigasi Banjir Diperkuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kabut Asap, Disdikbud Padang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 9–10 Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Buka CSC Lustrum XII SMK SMTI Padang, Maigus Nasir Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:22 WIB

Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar

Selasa, 29 September 2026 - 18:01 WIB

Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 08:17 WIB

340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan

Berita Terbaru