Jemaah Haji Asal Pasaman Wafat di Makkah, Idap Penyakit Ginjal Kronis

Penulis -

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji asal Pasaman Wafat di Makkah akibat menderita penyakit ginjal kronis. (Foto: Humas Kemenhaj Sumbar)

Jemaah haji asal Pasaman Wafat di Makkah akibat menderita penyakit ginjal kronis. (Foto: Humas Kemenhaj Sumbar)

Makkah, Javanusa—Kabar duka datang dari Tanah Suci. Syamsu Kari Sudin (58), jemaah haji asal Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, wafat setelah menjalani perawatan di Saudi German Hospital (SGH) Makkah, Arab Saudi.

Almarhum tergabung dalam Kloter PDG 10 Embarkasi Padang. Ia mengembuskan napas terakhir pada Kamis (21/5/2026) pukul 17.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Dokter mendiagnosa almarhum mengalami penyakit ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD).

Ketua Kloter PDG 10, Busra Nazir, menyampaikan almarhum berangkat haji seorang diri. Sejak tiba di Madinah pada 4 Mei 2026, petugas kesehatan terus memantau kondisinya. Ia kerap mengeluhkan sesak napas saat berjalan sekitar 100 meter.

“Beliau sudah beberapa kali mengeluhkan sesak napas sejak di Madinah sehingga terus dalam pengawasan dokter dan perawat kloter,” ujar Busra Nazir, Sabtu (22/5/2026).

Perjalanan Ibadah di Tengah Kondisi Sakit

Meski kondisi kesehatan terbatas, almarhum tetap melanjutkan perjalanan ke Makkah pada 13 Mei 2026 bersama rombongan. Saat menunaikan umrah wajib, ia menggunakan kursi roda karena kondisi fisiknya melemah.

Pada 19 Mei 2026, kondisi kesehatan almarhum semakin menurun. Petugas kloter bersama dokter segera merujuknya ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Setelah itu, tim medis memindahkannya ke SGH untuk penanganan lanjutan.

“Almarhum juga sempat mengeluhkan nyeri ulu hati yang menjalar ke dada. Keluhan itu makin berat saat beraktivitas, berbicara, dan makan makanan padat,” jelas Busra.

Wafat dan Proses Pemulasaraan

Setelah dua hari perawatan, almarhum dinyatakan wafat pada Kamis sore waktu setempat. Petugas menerima informasi dari pihak syarikah bahwa ia meninggal sekitar pukul 17.30 WAS atau 21.30 WIB.

Petugas kloter bersama dokter, pembimbing ibadah, dan perawat langsung menjemput jenazah untuk proses pemulasaraan. Jenazah dimandikan, dikafani, lalu dibawa ke Masjidil Haram untuk disalatkan setelah salat Subuh.

Baca Juga :  Kloter 14 Tiba di BIM, Pemulangan 5.357 Jemaah Haji Debarkasi Padang 2026 Rampung

Setelah itu, petugas dan pihak syarikah memakamkan almarhum di pemakaman Al Sharaya, Makkah, pada Jumat (22/5/2026) dini hari waktu setempat.

Duka dan Imbauan Kakanwil

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya jemaah asal Pasaman tersebut.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni dosa dan khilafnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik dengan predikat haji mabrur,” kata Rifki.

Ia mengimbau jemaah lain mengurangi aktivitas fisik di luar ibadah wajib menjelang puncak haji di Armuzna. Menurutnya, kondisi cuaca dan padatnya aktivitas membutuhkan kesiapan fisik yang baik.

Selain itu, ia menegaskan petugas haji harus meningkatkan pemantauan kesehatan jemaah, terutama lansia dan kelompok risiko tinggi.

“Kalau perlu lakukan visit ke kamar jemaah minimal dua kali sehari. Jangan menunggu sakit dulu, petugas harus aktif memantau kondisi jemaah,” tegasnya.

Data Jemaah Wafat Embarkasi Padang

Hingga saat ini, tercatat empat jemaah Embarkasi Padang wafat di Tanah Suci. Dua jemaah wafat di Madinah dan dua lainnya di Makkah.

Dua jemaah yang wafat di Madinah adalah Tukiman Sadi Kromo Karso (54) asal Bengkulu dan Yunilis Muin (73) asal Kota Bukittinggi. Keduanya dimakamkan di Baqi.

Sementara itu, Imam Kanapi (81) asal Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, wafat di Makkah dan dimakamkan di pemakaman Syara’i. (*/red)

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru