Javanusa.com—Kanada membuka kiprahnya di Piala Dunia FIFA 2026 dengan hasil positif setelah bermain imbang 1-1 melawan Bosnia-Herzegovina pada laga perdana Grup B di Toronto Stadium, Jumat (12/6/2026).
Hasil tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Les Rouges karena berhasil meraih poin pertama mereka di ajang Piala Dunia. Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling menciptakan peluang sepanjang 90 menit.
Sebelum laga dimulai, suasana stadion semakin semarak dengan penampilan musisi Kanada Michael Bublé dan Alanis Morissette. Namun, perhatian publik akhirnya tertuju pada drama pertandingan yang berlangsung hingga menit-menit akhir.
Bosnia Unggul Lebih Dulu Lewat Bola Mati
Bosnia-Herzegovina tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim berjuluk The Dragons itu sempat mengancam melalui Amar Memic, meski peluangnya masih melambung di atas mistar gawang.
Keunggulan Bosnia akhirnya lahir dari situasi bola mati. Berawal dari tendangan sudut yang disambut Sead Kolasinac, bola kemudian diteruskan Jovo Lukic dengan sundulan yang gagal diantisipasi lini belakang Kanada.
Kanada Tekan, Tapi Tumpul di Penyelesaian
Tertinggal satu gol membuat Kanada meningkatkan intensitas serangan. Jonathan David memperoleh peluang melalui tembakan mendatar, tetapi masih mampu diamankan kiper Nikola Vasilj.
Kesempatan emas berikutnya datang kepada Tani Oluwaseyi yang berdiri bebas di dalam kotak penalti, namun penyelesaiannya belum menemui sasaran.
Babak Kedua Lebih Hidup, Drama di Depan Gawang
Memasuki babak kedua, Kanada tampil lebih dominan. Oluwaseyi kembali mengancam setelah melakukan manuver cerdik sebelum melepaskan sundulan yang masih mampu diblok Nikola Katic.
Tekanan terus berlanjut ketika kapten Stephen Eustaquio mengirim umpan matang kepada Richie Laryea. Namun, Sead Kolasinac melakukan penyelamatan krusial di garis gawang untuk menggagalkan peluang tersebut.
Di tengah gempuran Kanada, Bosnia juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik. Kiper Maxime Crepeau tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting saat menghadapi peluang Ermedin Demirovic.
Larin Jadi Penentu, Kanada Selamat dari Kekalahan
Pelatih Jesse Marsch kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor timnya. Keputusan itu terbukti tepat. Penyerang pengganti Cyle Larin yang masuk pada menit ke-76 langsung memberikan dampak besar.
Hanya dua menit setelah berada di lapangan, Larin berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Memanfaatkan umpan Promise David, striker berpengalaman tersebut berputar di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 1-1.
Kanada bahkan nyaris membalikkan keadaan pada masa injury time. Larin kembali mendapatkan peluang emas, tetapi upayanya masih dapat dihentikan Tarik Muharemovic.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini memberi Kanada awal yang menjanjikan di Grup B sekaligus menghadirkan poin pertama mereka dalam sejarah partisipasi di Piala Dunia. (*/red)






