393 Jemaah Umrah Perdana Musim 1448 H Berangkat dari Padang, Tandai Babak Baru Layanan Haji dan Umrah

Penulis -

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan jemaah umrah perdana musim 1448 H menuju Madinah, Arab Saudi, Selasa (16/6/2026) dini hari. (Foto: Kemenhaj)

Pelepasan jemaah umrah perdana musim 1448 H menuju Madinah, Arab Saudi, Selasa (16/6/2026) dini hari. (Foto: Kemenhaj)

Padang, Javanusa—Sebanyak 393 jemaah umrah diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Madinah, Arab Saudi, Selasa (16/6/2026) dini hari.

Keberangkatan ini menjadi momen bersejarah karena berlangsung saat operasional pemulangan jemaah haji Indonesia masih berjalan.

Langkah tersebut menandai dimulainya musim umrah 1448 Hijriah sekaligus menghadirkan pola baru dalam penyelenggaraan ibadah ke Tanah Suci.

Untuk pertama kalinya, Arab Saudi membuka musim umrah ketika ribuan jemaah haji masih berada di Makkah dan Madinah.

Selama ini, pemberangkatan umrah umumnya baru dilakukan setelah seluruh rangkaian operasional haji selesai. Namun kini, kedua layanan tersebut dapat berjalan secara bersamaan.

Keberangkatan rombongan umrah dari Padang dilepas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Manajer Station Garuda Indonesia Padang Rusdi Saad, perwakilan Bea Cukai, Angkasa Pura, dan pimpinan Sianok Holiday.

Pesawat Penjemput Haji Angkut Jemaah Umrah

Menurut Rifki, keberangkatan kali ini memiliki nilai strategis karena menggunakan pesawat Garuda Indonesia yang selanjutnya akan bertugas menjemput jemaah haji Indonesia dari Madinah.

“Hari ini kita sama-sama melepas keberangkatan jemaah umrah perdana tahun 1448 Hijriah dari Padang. Yang istimewa, keberangkatan ini menggunakan pesawat haji yang akan menjemput jemaah haji Indonesia di Madinah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan armada penjemput haji untuk mengangkut jemaah umrah menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah yang lebih efisien.

Menurut Rifki, selama bertahun-tahun pesawat yang diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menjemput jemaah haji umumnya terbang tanpa membawa penumpang. Kondisi tersebut dinilai belum optimal dari sisi pemanfaatan armada.

“Pesawat yang akan menjemput jemaah haji itu langsung membawa jemaah umrah dari Indonesia. Jadi pesawat tidak berangkat dalam keadaan kosong. Ini sesuai dengan visi Kementerian Haji dan Umrah, yaitu membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah yang memberikan manfaat lebih luas,” katanya.

Baca Juga :  Bimbingan Manasik Nasional, Menhaj Paparkan Strategi Baru dan Imbau Kesiapan Jemaah Sejak Dini
Dorong Efisiensi dan Manfaat Ekonomi

Rifki menegaskan bahwa konsep ekosistem ekonomi haji dan umrah tidak hanya berfokus pada pelayanan ibadah. Lebih dari itu, seluruh rangkaian operasional diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.

“Ekosistem ekonomi haji dan umrah itu maksudnya haji dan umrah memiliki dampak ekonomi yang dapat dirasakan. Jadi tidak hanya memberangkatkan jemaah, tetapi juga bagaimana setiap proses yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan tersebut merupakan terobosan baru dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia. Pemanfaatan armada secara maksimal diyakini dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus membuka peluang penurunan biaya perjalanan umrah di masa mendatang.

“Mudah-mudahan langkah ini dapat membantu meringankan biaya umrah yang dibebankan kepada jemaah. Di sisi lain, pemanfaatan pesawat secara optimal juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi negara,” kata Rifki.

Garuda Doakan Jemaah Lancar Beribadah

Sementara itu, Manajer Station Garuda Indonesia Padang, Rusdi Saad, mengatakan seluruh jemaah akan terbang langsung menuju Madinah menggunakan pesawat yang setelahnya dijadwalkan melayani pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi.

Rusdi berharap seluruh jemaah memperoleh kesehatan dan kemudahan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kita doakan seluruh jemaah diberikan kesehatan, perjalanan yang lancar, dapat melaksanakan ibadah umrah dengan baik, dan kembali ke Tanah Air dengan membawa umrah yang mabrur,” ujarnya.

Keberangkatan 393 jemaah dari Padang menjadi penanda dimulainya musim umrah 1448 Hijriah di tengah berlangsungnya operasional haji. Perubahan ini membuka akses keberangkatan umrah lebih cepat sekaligus menghadirkan model baru dalam penyelenggaraan layanan haji dan umrah Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru