Masa Tunggu Haji Berkurang Jadi 26 Tahun, DPR Nilai Layanan Haji 2026 Semakin Baik

Penulis -

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan evaluasi penyelenggaraan haji bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Pertemuan evaluasi penyelenggaraan haji bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Bogor, Javanusa—DPR RI memberikan apresiasi terhadap berbagai perbaikan dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah berkurangnya masa tunggu keberangkatan haji di sejumlah daerah yang kini berada di kisaran 26 tahun.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan evaluasi penyelenggaraan haji bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). Pertemuan itu juga dihadiri pimpinan DPR RI, anggota Komisi VIII DPR RI, dan jajaran Kementerian Haji.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan berbagai langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan, efisiensi biaya, hingga pengurangan antrean menjadi indikator penting keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini.

“Pengawasan yang dilakukan DPR bertujuan memastikan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Alhamdulillah, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah menunjukkan hasil yang positif,” ujar Cucun.

Antrean Haji Berhasil Dipangkas

Cucun menjelaskan, salah satu pencapaian signifikan pada penyelenggaraan haji 2026 adalah berkurangnya masa tunggu keberangkatan yang sebelumnya mencapai 35 hingga 40 tahun di beberapa wilayah.

Melalui berbagai upaya yang dilakukan pemerintah bersama DPR RI, masa tunggu tersebut kini dapat ditekan hingga sekitar 26 tahun.

Menurutnya, capaian itu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang telah lama menunggu kesempatan menunaikan ibadah haji.

Selain persoalan antrean, DPR juga menyoroti peningkatan layanan yang diterima jemaah selama berada di Arab Saudi.

Akomodasi dan Layanan Jemaah Meningkat

Pada musim haji tahun ini, banyak jemaah Indonesia memperoleh akomodasi yang lebih dekat dengan pusat ibadah, termasuk di sekitar kawasan Masjid Nabawi, Madinah.

Kemudahan akses menuju masjid dinilai memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah, terutama kelompok lanjut usia. Kualitas hotel yang lebih baik juga menjadi salah satu aspek yang banyak mendapat respons positif.

Baca Juga :  Jemaah Haji Kloter 08 Tiba, Lansia Prioritas Layanan PPIH

“Kami menerima banyak testimoni dari jemaah yang merasa pelayanan tahun ini jauh lebih baik. Mereka merasakan manfaat dari berbagai perbaikan yang dilakukan pemerintah,” kata Cucun.

Di sisi lain, layanan konsumsi juga mengalami peningkatan. Melalui koordinasi yang intensif dengan penyedia layanan di Arab Saudi, pemerintah menghadirkan pilihan menu yang lebih beragam dan lebih sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

DPR menilai berbagai kemajuan tersebut lahir dari sinergi antara pemerintah dan parlemen sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto turut mengapresiasi komunikasi dan koordinasi yang terjalin baik antara pemerintah dan DPR RI selama penyelenggaraan haji berlangsung.

Presiden meminta seluruh pihak mempertahankan berbagai inovasi yang telah berjalan efektif sekaligus terus melakukan penyempurnaan untuk musim haji berikutnya.

DPR Ingatkan Tantangan Global

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji atas upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang, termasuk perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Kami berharap penyelenggaraan haji ke depan dapat berjalan lebih baik lagi dan berbagai capaian positif tahun ini menjadi fondasi untuk peningkatan layanan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dukungan DPR RI tersebut semakin memperkuat komitmen pemerintah untuk melanjutkan transformasi layanan haji secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi dengan DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, dan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah menargetkan penyelenggaraan haji yang semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kepuasan jemaah Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terbaru