Transformasi Layanan Konsumsi Haji 2026: Digitalisasi Pantau 1,19 Juta Boks Makanan Jemaah

Penulis -

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj RI melalui PPIH Arab Saudi mengubah layanan konsumsi menjadi lebih modern, terukur, dan berbasis digital. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj RI melalui PPIH Arab Saudi mengubah layanan konsumsi menjadi lebih modern, terukur, dan berbasis digital. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan transformasi besar layanan jemaah haji 1447 H/2026 M.

PPIH mengubah layanan konsumsi menjadi lebih modern, terukur, dan berbasis digital. Fokus utama tetap menjaga kebugaran jemaah menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

PPIH kini mengintegrasikan seluruh sistem katering ke dalam platform digital. Sistem ini mencatat distribusi, memantau jumlah porsi, dan memverifikasi layanan secara real-time.

Kepala Bidang Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, menjelaskan perubahan tersebut di Makkah, Senin (11/5/2026).

“Pada tahun ini pengelolaan data konsumsi mulai terintegrasi secara digital, mulai dari pencatatan distribusi, monitoring jumlah porsi, hingga verifikasi layanan,” kata Indri kepada Tim Media Center Haji (MCH).

Sistem ini mempercepat koordinasi dan memperbaiki penanganan kendala logistik di lapangan.

Distribusi dari 51 Dapur ke 177 Hotel Jemaah

PPIH mengelola distribusi konsumsi dari 51 dapur penyedia ke 177 hotel jemaah. Total 527 kloter jemaah di Makkah menerima layanan ini.

Hingga saat ini, sistem mencatat 1.193.534 boks makanan berhasil terdistribusi tanpa kendala berarti. PPIH menjaga seluruh proses tetap terkendali melalui pengawasan ketat berbasis digital.

Peningkatan Kualitas Menu dan Gizi Jemaah

PPIH meningkatkan kualitas menu makanan dengan standar gizi seimbang. Tim penyusun menu menyesuaikan cita rasa dengan selera khas jemaah haji Indonesia.

Variasi lauk juga diperbanyak agar jemaah tidak mudah bosan dan tetap berselera makan. PPIH menata menu secara lebih variatif dan terukur.

“Penyusunan menu dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan gizi, variasi lauk, dan penyesuaian selera jemaah haji Indonesia,” ujar Indri.

Tambahan Nutrisi untuk Menjaga Kebugaran Jemaah

Pemerintah menambah asupan nutrisi di luar makanan utama harian. Setiap jemaah menerima susu, buah-buahan segar, dan air mineral secara rutin.

Baca Juga :  Pj Wako Padang Bahas Ketahanan Pangan dengan Pimpinan Bulog Sumbar

Langkah ini bertujuan menjaga kondisi fisik jemaah tetap stabil selama menjalankan rangkaian ibadah yang padat.

Layanan Konsumsi di Fase Puncak Ibadah Haji

PPIH mulai menyiapkan layanan konsumsi untuk fase puncak ibadah haji di Armuzna. Jemaah akan menerima tiga botol air mineral saat tiba di Arafah.

Selama wukuf di Arafah pada 8–9 Dzulhijjah, jemaah memperoleh maksimal lima kali makan. Layanan ini memastikan kebutuhan energi tetap terpenuhi.

Sebelum bergerak ke Muzdalifah, PPIH membagikan paket konsumsi tambahan sebagai bekal perjalanan malam.

Distribusi Konsumsi Maksimal di Mina

Saat berada di Mina untuk pelaksanaan lontar jumrah, PPIH kembali menguatkan layanan logistik. Pada 10–13 Dzulhijjah, jemaah menerima hingga 10 kali layanan makan.

Langkah ini menjaga kondisi fisik jemaah tetap prima selama menjalankan rangkaian ibadah haji di fase akhir. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru