Kementerian Ekraf Gandeng Lullaboy, Buka Jalan Musik Indonesia Tembus Pasar Internasional

Penulis -

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen Ekraf, Irene Umar menerima audiensi musisi lullaboy di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat (19/6/2026). (Foto: Kementerian Ekraf)

Wamen Ekraf, Irene Umar menerima audiensi musisi lullaboy di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat (19/6/2026). (Foto: Kementerian Ekraf)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat langkah membawa industri musik Indonesia ke panggung global melalui kolaborasi dengan musisi multikultural, lullaboy.

Upaya ini dilakukan untuk memperluas akses kreator lokal ke jaringan hiburan internasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi sektor kreatif nasional.

Dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat (19/6), Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara sebagai strategi memperluas pasar bagi talenta Indonesia.

“Kementerian Ekraf berkomitmen untuk memfasilitasi kreator lokal agar dapat saling bersinergi dan memperluas jangkauan pasar mereka melalui kolaborasi global. Kehadiran musisi dengan profil multikultural kuat seperti lullaboy membuka peluang besar bagi produk kreatif dan talenta musik Tanah Air untuk ikut tampil di ekosistem regional,” ujar Irene Umar.

Dorong Kreator Lokal Masuk Ekosistem Regional

Melalui pertemuan tersebut, Kementerian Ekraf dan manajemen lullaboy membahas peluang kerja sama yang memungkinkan keterlibatan produk kreatif serta musisi Indonesia dalam berbagai aktivitas internasional yang akan datang.

Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan aset kreatif nasional melalui penyelenggaraan konser dan kegiatan musik berskala internasional.

Selain memperluas eksposur talenta lokal, langkah tersebut juga berpotensi menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Irene menjelaskan, pemerintah akan mengeksplorasi berbagai bentuk dukungan untuk menunjang rencana ekspansi regional dan global lullaboy.

“Kami akan menjajaki berbagai bentuk dukungan terhadap rencana tur regional dan global lullaboy, terutama dalam membantu kelancaran administrasi para penampil, mengoptimalkan promosi lewat KBRI di luar negeri serta membuka peluang kemitraan dengan maskapai nasional dan brand kreatif lokal. Momentum ini adalah wadah strategis untuk mengenalkan destinasi wisata, talenta lokal, dan inovasi budaya Indonesia ke panggung global melalui kolaborasi lintas sektor yang saling menguntungkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Kredit Nasional Tumbuh 10,42%, Pemerintah Perkuat KUR untuk Dorong UMKM dan Ekonomi Inklusif 2026
Hotels & Heartbreaks Tour Jadi Ajang Promosi Kreatif Indonesia

Salah satu fokus pembahasan dalam audiensi tersebut adalah rangkaian tur konser regional bertajuk Hotels & Heartbreaks Tour, yang mendukung peluncuran album ketiga lullaboy.

Album terbaru tersebut mengangkat tema cinta, kehilangan, dan proses pemulihan diri. Tur ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan lebih banyak talenta kreatif Indonesia kepada audiens internasional.

Kementerian Ekraf menyambut positif rencana tersebut mengingat lullaboy merupakan musisi independen lulusan Berklee College of Music berdarah Indonesia-Tionghoa yang telah mengumpulkan lebih dari 200 juta pemutaran di berbagai platform musik digital global.

Manajer lullaboy, Cindy Clarissa Adriaan, menyebut dukungan pemerintah memberikan perspektif baru bagi tim dalam menjalankan agenda tur regional tersebut.

“Kami sangat senang bisa berdiskusi langsung dengan Wamen Ekraf, karena ada banyak insight baru yang kami dapatkan untuk menjalani tur ini. Dukungan dan sinergi dari Kementerian Ekraf tentu akan memperkuat pesan kolaboratif yang ingin kami bawa dalam ekspansi tur regional ini, termasuk saat tampil di Jakarta pada 18 Juli mendatang,” ungkap Cindy.

Sambangi Sembilan Kota Asia

Hotels & Heartbreaks Tour dijadwalkan berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026 dengan menyambangi sembilan kota besar di Asia.

Tur akan dibuka di Kuala Lumpur pada 15 Juli 2026. Setelah itu, lullaboy dijadwalkan tampil di Manila, Jakarta, Bangkok, Hong Kong, Taipei, Tokyo, dan Seoul sebelum menutup rangkaian konser di Singapura pada 17 Agustus 2026.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian Ekraf berharap musik Indonesia semakin terintegrasi dalam ekosistem hiburan internasional sekaligus memperkuat posisi industri kreatif nasional di pasar global. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru