Pemko Payakumbuh Perkuat Wisata Budaya Lewat Pergelaran Baadok-Adok

Penulis -

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menghadiri Pergelaran Baadok-Adok di Kantor KAN Koto Nan Gadang, Minggu (28/6/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menghadiri Pergelaran Baadok-Adok di Kantor KAN Koto Nan Gadang, Minggu (28/6/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Pemerintah Kota Payakumbuh terus mengembangkan wisata budaya berbasis kearifan lokal melalui program Satu Iven Satu Nagari.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan lewat Pergelaran Baadok-Adok di Nagari Koto Nan Gadang yang mengangkat tradisi adat Minangkabau sebagai atraksi wisata sekaligus media pewarisan nilai budaya.

Kegiatan bertajuk Mambangkit Tradisi Adat Salingka Nagari Koto Nan Gadang: Pergelaran Baadok-Adok dibuka Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Nan Gadang, Minggu (28/6/2026).

Acara ini juga masuk dalam Kalender Iven Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman menegaskan pemerintah daerah terus mendorong setiap nagari menggali dan mempromosikan kekayaan budayanya sebagai kekuatan sektor pariwisata.

“Melalui program Satu Iven Satu Nagari, kita tidak hanya menjaga warisan tradisi seperti prosesi Baadok-Adok agar tetap lestari, tetapi juga menjadikannya sebagai daya tarik wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pengembangan wisata budaya tidak hanya bertujuan menjaga identitas daerah, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Adat Menjadi Benteng Generasi Muda

Elzadaswarman mengapresiasi sinergi berbagai unsur masyarakat, mulai dari camat, LKAAM, KAN, Bundo Kanduang, niniak mamak hingga masyarakat Koto Nan Gadang yang konsisten mempertahankan tradisi di tengah perubahan sosial.

Ia menilai posisi Payakumbuh sebagai daerah perlintasan membuat arus perubahan berlangsung sangat cepat. Karena itu, adat harus tetap menjadi pedoman sekaligus benteng moral bagi generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas budaya.

Untuk memperkuat pelestarian tersebut, pemerintah mendorong lahirnya regulasi adat di tingkat nagari sebagai dasar perlindungan terhadap tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga :  Tradisi Bakatik Adat Dihidupkan Kembali, Rinaldi Ibrahim Ingatkan Pentingnya Melestarikan Adat Sebagai Identitas Masyarakat

“Aturan itu bukan untuk membatasi, melainkan menjadi payung yang melindungi kelestarian adat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda, termasuk Karang Taruna, dalam setiap kegiatan adat agar nilai-nilai budaya tetap berkembang.

“Kalau generasi muda tidak dilibatkan sejak sekarang, kita khawatir budaya yang diwariskan para leluhur perlahan akan ditinggalkan,” katanya.

Kolaborasi Semua Pihak

Elzadaswarman menegaskan pengembangan wisata budaya membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah daerah, LKAAM, KAN, niniak mamak, Bundo Kanduang hingga masyarakat. Seluruh upaya tersebut tetap berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh Dt. Parmato Alam, Dt. Mantiko Alam, jajaran KAN Koto Nan Gadang, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, serta jajaran Disparpora Kota Payakumbuh.

Pergelaran Baadok-Adok Tampilkan Kekayaan Tradisi

Pergelaran berlangsung semarak dengan menghadirkan berbagai kesenian tradisional Minangkabau. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Bundo Kanduang menampilkan pertunjukan talempong pacik yang disambut antusias para tamu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi Baadok-Adok yang diperagakan langsung oleh niniak mamak Koto Nan Gadang. Prosesi tersebut memperlihatkan tata cara adat perkawinan salingka nagari yang hingga kini masih terjaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

Melalui program Satu Iven Satu Nagari, Pemerintah Kota Payakumbuh optimistis pelestarian adat dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat promosi daerah, membuka peluang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Langkah tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Wali Kota Zulmaeta untuk menjadikan Payakumbuh sebagai kota yang maju, berdaya saing, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. (*/red)

Baca Juga :  Posyandu 6 SPM Payolansek Perkuat Layanan Dasar, Tekan Stunting dan Kemiskinan

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru